bantenhariini.id – Himpunan Mahasiswa Gunung Sari (HIMAGU) Kabupaten Serang baru saja menggelar Festival Durian Khas Kecamatannya. Dalam festival tersebut mereka mempresentasikan 4 Durian Varietas Unggul asli dari Gunung Sari.
Keempat jenis durian tersebut diantaranya durian Lae, Keluarga, Waluh, dan Gomplok. Masing-masing dari jenis tersebut memiliki ciri khas tampak luar dan terutama pada tekstur serta rasanya. Durian Lae cenderung memiliki tampilan warna luar warna orange dan rasa yang tidak terlalu manis sehingga cocok untuk pecinta durian namun tak suka rasa manis berlebih.

Berbeda dengan Lae, durian Keluarga cenderung lebih besar dan memiliki daging yang tebal serta tidak becek kemudian ia juga memiliki tampilan warna isi yang putih. Pada durian Gomplok dan Waluh hampir memiliki kesamaan ukuran buah dan tampilan isi warnanya namun pada durian Gomplok lebih banyak isi buahnya, itulah kenapa diberi nama Gomplok yang artinya berdempetan dalam bahasa sunda.
Bekerjasama dengan pemuda setempat, HIMAGU juga menghadirkan beberapa elemen masayarakat seperti Polsek Pabuaran dan ketua Pemuda. Selain itu kegiatan tersebut juga berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah seperti Kota Serang, Pandeglang, Kota Cielgon, dan Kabupaten Tangerang.

Melihat kondisi tersebut mantan Duta Pemuda Asian Tenggara, Yuliani Zulbadri mengharapkan perhatian Pemerintah agar potensi buah Durian di Banten bisa menjadi hal yang di perhitungkan dan mempunyai value bukan sekedar konsumsi masyarakat semata.
“Saya sangat senang menghadiri acara seperti ini, untuk promosi potensi daerah ini. Saya berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian Banten bisa konsen memperjuangkan buah durian ini agar menjadi potensi yang bernilai hingga buah ini tidak sekedar menjadi konsumsi masyarakat semata,” Kata Yuli. (AM)

0 Comments