Pemkot Cilegon Kekurangan 2.500 Pegawai


WhatsApp Image 2018-07-23 at 15.43.30

WhatsApp Image 2018-07-23 at 15.43.30CILEGON, bantenhariini.com – Pemerintah Kota Cilegon masih kekurangan 2.500 pegawai. Jumlah itu untuk kebutuhan lima tahun mendatang. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan dan Kesejahteraan Umum pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Lela Suleha mengatakan, bahwa jumlah pegawai yang dilantik hari ini belum sesuai dengan yang diharapakan.

“Kalo bicara kebutuhan sih belum sesuai dengan kebutuhan yang kita harapkan, dari jumlah yang kita usulkan ke Menpan dan BKN untuk tahun ini saja masih jauh dari harapan,” kata Lela kepada wartawan usai pelantikan tenaga harian lepas (THL) di lingkup Pemkot Cilegon, Senin (23/7/2018).

Diketahui sebanyak 22 THL Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian di Pemerintah Kota Cilegon dilantik sekaligus diambil sumpah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 22 THL itu terdiri dari15 orang dari Kementerian Kesehatan dan 7 orang dari Kementerian Pertanian.

Pelantikan yang dilakukan di Aula Setda Kota Cilegon itu dihadiri Pelaksantugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin.

Lela mengungkapkan, pihaknya mengusulkan sebanyak 2.500 pegawai namun dari jumlah yang diusulkan ke Menpan dan BKN yang akan diakomodir hanya 110 pegawai. “Berdasarkan Informasi sih hanya 110 orang yang diakomodir,” ujarnya

Menurutnya, yang sudah diususlkan tersebut dilakukan untuk kebutuhan lima tahun ke depan. Karena itu pihaknya meminta kepada para THL yang sudah dilantik hari ini dapat mengemban amanah dan bekerja sesuai dengan peraturan yang sudah ada. Bekerja
dengan kedisiplinan, etos kerja dan totalitas terhadap pimpinan.

Selain itu lanjut Lela, para THL yang baru saja dilantik dapat menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadinya dan harus siap melayani masyarakat.

Ia menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Cilegon masih membutuhkan banyak pegawai. Terutama untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. (Rohman/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *