
CILEGON : Pemerintah Kota Cilegon diminta untuk melakukan perbaikan saluran air atau drainase di pemukiman warga dan jalan raya. Hal ini menyusul sering munculnya genangan setelah turun hujan.
Selasa (11/10) pagi, warga yang tergenang banjir berada di Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang dan Kelurahan Kotasari Kecamatan Grogol.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Purwadi mengaku, pihaknya mengintruksikan kepada aparat kecamatan dan kelurahan agar meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca buruk disertai hujan lebat dan angin kencang juga sambaran petir. Cuaca buruk tersebut dapat menimbulkan banjir di sejumlah kelurahan di Kota Cilegon.
Saat ini, banjir yang melanda dua kelurahan tersebut akibat Kali Grogol meluap hingga ke permukiman penduduk. Ketinggian air berkisar antara 40 hingga 50 centimeter.”Banjir yang menimpa warga Cilegon itu karena buruknya drainase sehingga air hujan tidak berjalan lancar. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat melakukan perawatan drainase agar tidak macet jika hujan lebat.
Sementara itu, Anto, 37, seorang warga Jombang mengaku banjir yang menggenangi pemukiman warga di lokasi tersebut sudah berlangsung sejak 10 tahun terakhir. Genangan selalu datang karena saluran air tersumbat meskipun hujan tidak terlalu lama. “Warga di sini sudah sering gotong royong bersihin saluran air, tapi masih kayak gini aja,” katanya. Karena itu pihaknya meminta Pemkot Cilegon turun tangan agar masalah tersebut segera selesai. (Antara/Rama)

0 Comments