TANGERANG, bantenhariini.com – Pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Banten dinilai pelanggan masih buruk. Itu terbukti masih kerap terjadi byarpet (mati lampu mendadak) pelanggan PLN di rumah warga.
Keluhan itu disampaikan langsung sejumlah masyarakat kepada General Manager PLN Distribusi Banten Rawan Insani, saat acara Car Free Day di Lapangan Ahmad Yani, Sukarasa, Kota Tangerang, Minggu (10/9/2017). Kegiatan dalam acara Hari Pelanggan Nasional (HPN) itu dijadikan PLN sebagai masukan.
Maesaroh (41), warga Kelurahan Cipondoh, sengaja datang ke acara PLN terkait HPN. Baginya lewat moment HPN bisa menyampaikan keluhan banyak ke PLN. Karena selama ini pelayanannya masih buruk. “Saya heran tarif listrik naik, tapi lampu di rumah masih suka byarpet,” katanya.
Sama dengan Suryadi (39), warga Kelurahan Poris Plawad ini mengeluhkan soal voucher listrik. Dirinya kerap membeli voucher yang Rp100 ribu, tapi pada meteran listrik hanya terisi 97. Apalagi bila membeli vouchernya di bawah angka itu, maka dapatnya bisa lebih kecil. “Untuk soal ini saya masih kurang paham,” katanya.
Rawan Insani mengatakan, bahwa masalah byarpet atau mati listrik terkadang tidak diketahui kapan terjadinya. Karena itu pihaknya akan berupaya mengatasi persoalan tersebut. “Jadi masalahnya di mana,” katanya.
Namun Rawan mengungkapkan, soal mati listrik sangat wajar bila terjadi. Tapi jangan keseringan. Hal ini akan merugikan masyarakat. Tapi biasanya, bila akan ada mati listrik sementara ada pemberitahuan dulu dari PLN.
Selain soal byarpet yang masih terjadi, PLN Distribusi Banten juga kerap mendengar pencatatan listrik seperti sistem tembak. Artinya tidak sesuai dengan penggunaan sesungguhnya. “Memang harus ada pengaduan dari masyarakat. Kemudian akan kami tindak,” katanya.
Ia menjelaskan, dalam sistem tembak ini, pelanggan harus membayar lebih dari pemakaiannya. Walau pun sudah menggunakan sistem foto. Pihaknya akan memeriksa hal itu. Kemudian yang menjadi korban, maka pembayarannya akan dikembalikan. (Setia)
Editor: Wayang

0 Comments