TANGERANG, bantenhariini.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Banten mengusulkan tiga pelabuhan di Banten menjadi pintu masuk barang impor. Adapun pelabuhan itu Ciwandan, Bandar Samudra, dan Krakatau Steel.
Dasar pengusulan karena pelabuhan yang ada di Jakarta dan Surabaya dinilai auh bagi importir asal Banten. Selain itu kendala pengantrian di pelabuhan. Pelabuhan yang biasa dimanfaatkan itu Pelabuhan Tanjung Priuk di Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.
Kabid Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindag Provinsi Banten Abdul Khalik Lubis mengatakan, pihaknya berusaha menghilangkan kendala dan rintangan yang dihadapi importir. Misalnya keluhan biaya parkir di pelabuhan besar. “Karena itu kita usulkan tiga pelabuhan di Banten jadi pintu masuk barang impor,” katanya, saat pembukaan Pembinaan Terhadap Importir dan Calon Importir di Ruang Arraudah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (12/4/2018).
Khalik mengungkapkan, lewat kegiatan ini supaya importir dan calon importir paham aturan di pelabuhan dan lainnya. Begitu juga investor swasta.
Abdul Khalik mengapresiasi antusias peserta acara. Dari mereka banyak menanyakan soal menghadapi kendala-kendala di lapangan. Sementara di Banten pihaknya mengeluarkan angka pengenal impor sebanyak 3.900 item. Barangnya terdiri dari konveksi, besi, logam hingga barang medis.
Yuni, salah satu importir mengeluhkan kerao lambatnya bila mengurus ijin di Kementerian Perdagangan. Importir barang-barang logam itu juga kerap mengalami kendala saat di pelabuhan. “Saya menyambut gembira saja bila pintu masuk jadi dibuka di Banten,” katanya.
Kegiatan acara tersebut diikuti 63 orang. Mereka itu merupakan importir dan calon importir.Sementara dari Kementerian Perdagangan RI sebagai nara sumber Kasubdit lll Karsan.(setia)

0 Comments