
TANGERANG,bantenhariini.com-Sejumlah pedagang usaha kecil menengah (UKM) di Pasar Lingkungan Benda mengaku beruntung berjualan di pasar tersebut. Keuntungan yang diraup per hari Rp 100 ribu dari omzet yang didapatkan setiap harinya Rp 150 ribu.
Pedagang UKM itu berjualan kuliner seperti baso, mie, selendang mayang, gado-gado bahkan minuman ringan. Mereka memanfaatkan lapak pasar lingkungan yang disediakan pemerintah setempat. Pedagang hanya membayar Rp 6 ribu setiap hari untuk berjualan di sana.
Zaenal, 31, pedagang makanan dan kopi di Pasar Lingkungan Benda mengatakan, usahanya lumayan meraih untung. Sehari bisa membawa pulang bersih Rp 100 ribu. “Lumayan lah,” katanya, kepada bantenhariini.com, Senin (6/11/2017).
Dirinya yang berjualan dibantu sang istri ini merasa bersyukur bisa menjual makanan di sini. Itu karena sewa lapaknya yang murah. Selain itu pengunjung kantor kecamatan dan UPT Pendidikan ada saja yang membeli.
Camat Benda Teddy Roestendy mengatakan, Pasar Lingkungan merupakan program PD Pasar Kota Tangerang kerjasama Dinas Industri Perdagangan, dan Kecamatan Benda. Dari setiap kelurahan di Benda masing-masing mengirimkan pedagang UKM-nya untuk berjualan. “Setiap kelurahan 2 UKM harus mengisi stand lapak dari 5 kelurahan yang ada di sini. Kecuali Kelurahan Jurumudi sebagai tuan rumah harus 3 UKM,” katanya.
Ia mengatakan, banyak yang berminat ingin berjualan di sini. Yang diutamakan UKM lokal karena ingin mengangkat perekonomian warga setempat. Menurutnya, pedagang UKM yang sudah bejualan di sini namun tidak aktif dalam 2 minggu bisa diganti.
Namun sampai beberapa bulan berjalan ini belum ada yang seperti itu. “Jadi kalau pedagang lain mau berjualan menunggu ada yang tidak aktif, ” katanya.(setia)

0 Comments