TANGERANG, bantenhariini.com -Tim Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan pemantauan bahan pangan dan harga sepekan sebelum Lebaran. Pantauan dilakukan oleh dua tim yang berjumlah 8 orang.
Tim pertama dipimpin Kasi Distribusi Pangan Abqoriah Fattah yang turun di Pasar Anyar Tangerang.Tim kedua dipimpin Kasi Ketersediaan Pangan Pujiningsih yang turun di Pasar Saraswati Ciledug.
Dari hasil kedua tim tersebut bahan pangan masih cukup tersedia. Untuk harga bahan pangan juga masih stabil.
Kasi Distribusi Pangan pada DKP Kota Tangerang Abqoriah Fattah mengatakan, hasil pemantauan pasokan pangan dan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran masih aman. Menurutnya, belum ada kendala seperti kelangkaan atau lonjakan harga. “Bila ada kendala kami segera laporkan ke pimpinan utuk segera ditindaklanjuti,” katanya di sela-sela memantau sejumlah bahan pangan di Pasar Anyar, Rabu (6/6/2018) pagi.
Ia memperkirakan, harga bakal melonjak pada H-2 Lebaran karena angkutan pasokan barang dilarang melintas saat arus mudik. Sementara sejumlah bahan-bahan pangan yang mengalami penurunan seperti daging ayam dari Rp 46 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Namun harga daging sapi masih normal di kisaran Rp110 ribu.
Ia mengungkapkan, memang permintaan banyak dan stok barang tetap.Tapi harga tetap stabil.
Kasi Ketersediaan Pangan pada DKP Kota Tangerang Pujiningsih menambahkan, bahwa bahan-bahan pangan di Pasar Saraswati Ciledug masih melimpah. Harga rata-rata masih stabil. “Untuk bahan pangan masih cukup tersedia dan harga masih normal,” katanya.
Masih tersedianya bahan pangan dan harga stabil diakui Eko, pedagang sembako di Pasar Saraswati Ciledug. Eko mengatakan, kondisi harga bahan pangan Ramadan tahun ini sama dengan tahun sebelumnya. Tidak ada kenaikan yang signifikan. “Namun tidak tahu menjelang H-2 Lebaran nanti,” katanya.
Sementara Ani, pembeli di Pasar Saraswati Ciledug, mengaku bersyukur harga bahan-bahan pangan masih normal. Bahkan harga telur ayam turun. “Awal Ramadan saya beli per kilogram Rp 26 ribu. Tapi sekarang Rp 21 ribu,” katanya.(ADV)


0 Comments