Kegiatan Famtrip Cisadane 2017 hari kedua berlanjut ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tangerang yaitu Pantai Tanjung Pasir. lokasi yang dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta membuat Pantai Tanjung Pasir cukup potensial untuk dijadikan destinasi wisata di Kabupaten Tangerang.
Kasi Promosi Dinas Pariwisata Banten Dewi Utari mengatakan, sebagai daerah penyangga ibukota Jakarta, Tangerang Raya mempunyai potensi pariwisata yang cukup besar untuk dikembangkan, terlebih salah satu dari Banten 7 Wonders yaitu Cisadane berada di daerah tersebut. Pantai Tanjung Pasir yang ada di Kabupaten Tangerang merupakan salah satu paket wisata yang cukup menjual untuk dijadikan sebagai paket wisata di Tangerang.
“Pantai Tanjung Pasir merupakan akses pantai terdekat dari Bandara internasional Soekarno Hatta sehingga cukup potensial dan bisa dijual,” ungkap Dewi usai mengikuti kegiatan Famtrip Cisadane 2017 di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. Rabu (29/11/2017).
Meski begitu, Dewi mengingatkan ada beberapa catatan yang harus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh pihak terkait pengembangan destinasi wisata Pantai Tanjung Pasir diantaranya akses jalur wisata yang memadai sebagai jalur wisata, kenyamanan para wisatawan serta pelayanan keselamatan bagi wisatawan seperti petugas penyelamat yang siap siaga seperti Balawista.
“Secara akses sudah baik jalannya, tapi masih perlu mendapat perbaikan salahsatunya jalan yang masih sempit untuk jalur wisata, kebersihan, pantainya belum memiliki pelayan live guard atau melibatkan Balawista,” ungkap Dewi.
Sementara itu, Nanang Chaeroni Pelaksana Seksi Pariwisata Disporabudpar Kabupaten Tangerang menyambut baik kegiatan Famtrip 2017 yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten ke destinasi wisata Pantai Tanjung Pasir. menurutnya, kegiatan tersebut menunjukan bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap destinasi wisata yang ada di kabupaten/kota khususnya Kabupaten Tangerang.
“Pemerintah Provinsi saja peduli, maka kami juga harus peduli dengan lebih konsen terhadap destinasi wisata di Kabupaten Tangerang,” ungkap Chaeroni.
Nanang memaparkan, saat ini pemerintah tengah berupaya membangun akses dan ataraksi wisata di Tanjung Pasir salah satunya akan dibangun Tangerang Mangrove Center dengan luas 129 Hektar yang ditargetkan selesai dalam waktu lima tahun serta diharapkan mampu memjadi daya tarik wisata baru di Kabupaten Tangerang.
“Pembangunan sudah mulai tahun ini, kita fokus ke jalan dulu, pendalaman kali yang bekerjasama dengan koramil serta perhutani,” paparnya.
Nanang berharap melalui famtrip 2017 mampu memotivasi pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih serius mengembangkan potensi pariwisatanya dengan dibantu oleh para stakeholder pariwisata.
“Menjadi Motivasi bagi kami, dan duplikasi kami untuk terbentuknya stakeholder Pariwisata seperti Aspi, HPI dan membantu mempromosikan destinasi Pariwisata di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Kegiatan Famtrip Cisadane 2017 tersebut berlangsung selama 2 hari 28-29 November 2017 dengan melibatkan stakeholder Pariwisata seperti HPI, ASSPI, Asita, Balawista, Komunitas Film, Genpi Banten, Media hingga Akademisi yang masuk dalam Pentahelix Pariwisata. lokasi famtrip berfokus di Kota Tangerang yaitu Cisadane dan sekitarnya seperti Taman Gajah Tunggal, Kampung Bakelir serta wisata religi seperti Masjid Kali Pasir, hingga rumah ibadah umat Budha Vihara Boen Tek Bio. dan Kabupaten Tangerang yaitu Pantai Tanjung Pasir dan sekitarnya.(Dekur)

0 Comments