CILEGON, bantenhariini.com – Aktifitas penyebrangan di pelabuhan Merak Kota Cilegon masih berjalan normal. Padahal dalam sehari terakhir aktifitas Anak Gunung Kratau (GAK) terus meningkat. Bahkan pada Jum’at pagi Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda masih menggeliat.
Dimana Anak Gunung Krakatau meletus lagi selama 2 menit 14 detik. Letusan tersebut terjadi pada pukul 09.39 WIB, dan memunculkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau kurang lebih sekitar 1.610 meter di atas permukaan laut.
General Manager (GM) PT. ASDP Merak Banten Fahmi Alwemi menyampaikan sampai saat ini, peningkatan aktifitas GAK tidak berdampak terhadap kondisi di Pelabuhan Merak. Saat ini ASDP masih mengoperasikan sebanyak 25 kapal dengan menggunakan 5 Dermaga.
“Meski aktifitas Anak Gunung Krakatau terus meningkat, sampai saat ini aktifitas dipelabuhan Merak masih tetap berjalan Normal. Bahkan masih dapat mengoprasika Kapal sebannyak 25 Kapal,” kata Fahmi saat ditemui di Kantornya, Jum’at, (4/1/2019).
Apalagi Lanjut Fahmi, tinggi glombang air laut di pelabuhan Merak masih tergolong normal. Berdasarkan laporan BMKG ketinggian gelombang dipekrirakan satu hingga satu setengah meter dengan kecepatan angin 10-15 Knot perjam.
“Kalo untuk glombang air lautnya sih masih normal antara 1 sampe satu 1,5 Meter dengan kecepatan angin 10-15 Knot,” ujarnya.
Meski begitu, Fahmi menyampaikan, pasca terjadinya bencana tsunami pada tanggal 22 Desember 2018 yang lalu sempat membuat penumpang di Pelabuhan Merak Kota Cilegon mengalami penurunan hingga mencapai 20 persen dan berdampak terhadap kondisi penyebrangan di pelabuhan.
“Kalo pada pasca terjadinya Sunami beberapa hari yang lalu, memang sempat berdampak terhadap penurunan penumpang mencapai 20 % namun saat ini kembali Normal,” ucapnya.
Fahmi menambahkan, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, pihaknya terus berkordinasi dengan beberapa pihak terkait lainnya, seperti pihak BMKG, Basarnas, BPBD, dan Pol Air Polda Banten.
“Kalopun begitu, kami dari pihak ASDP terus berkordinasi dengan beberpa petugas terkait seperti dengan pihak BMKG dan Polair Polda Banten,” pungkasnya. (Rohman)

0 Comments