Masyarakat Adat Cisungsang Jadi Saksi Pengukuhan Kepala Suku di Papua


PAPUA –  Setelah menempuh perjalan selama 20 hari, tim ‘Spriritual Journey Road to  KMAN VI Banten-Papua’ akhirnya menginjakan kaki di Kota Jayapura, Papua.

Kedatangan Henriana Hatrawijaya dan Algar Yuliadi dari Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang disambut dengan hangat oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Papua.

Dalam rangka menyambut Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke VI, Tim Spiritual Journey (SJ) diundang secara khusus untuk mengikuti prosesi ritual Pengukuhan Ondoafi (Kepala Suku) Waena, Jayapura.

“Prosesi ritual dimulai sebelum matahari terbit dan selesai setelahnya. Kami diundang untuk mengikuti acara sakral tersebut,” ucap Henriana Hatrawijaya, Sabtu (22/10/2022).

Kang Nochi, sapaan akrabnya, juga memberikan sebuah cenderamata berupa miniature golok kepada Ondoafi terpilih. Hal ini merupakan bentuk silaturahmi antar masyarakat adat di Indonesia.

Richard Herman Morouw Ohee telah sah menjadi Ondoafi Waena menggantikan Ayahandanya yg sudah wafat. Dalam sambutanya, Ondoafi menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh undangan, khususnya dari Banten yang ikut menghadiri acra tersebut.

Sebagai balasan  Ondoafi memberikan kami Noken (tas tradisional Papua) khusus sebagai tanda persaudaraan antara Waena Jayapura dengan Masyarakat Adat di Banten.

“Kami sangat senang mendapat penghargaan dpt mengikuti prosesi ritual pengukuhan Ondoafi Waena,” tuturnya. []


0 Comments

Your email address will not be published.

Slot gacor terbaru Slot gacor hari ini Link slot gacor