Maraknya Joki Skripsi Dikalangan Mahasiswa


SERANG, bantenhariini.com – Skripsi adalah tugas akhir mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana S1. Kesulitan yang sangat tinggi dalam menyelesaikan dan mencari bahan skripsi, sering kali menjadi faktor penghambat mahasiswa menyerah dalam menyelesaikannya. Mulai dari tingginya rasa malas sehingga mahasiswa disibukan pada pekerjaan yang dijalaninya. Kehadiran penyedia jasa skripsi atau yang juga disebut dengan joki skripsi itu menjadi jawaban bagi mereka yang malas dalam mengerjakan skripsi atau yang memang tidak bisa membuat skripsi.

Seperti yang dikatakan mahasiswa UIN Banten Yati Suhayati. Ia menilai salah satu faktor penyebab mahasiswa memakai penyedia jasa skripsi itu mungkin ada rasa malas yang berlebihan, kurangnya rasa percaya diri untuk membuat karya hasil sendiri atau mungkin memang kurang menguasai teknik penulisan skripsi.

“Saya tidak bisa menilai mahasiswa yang memakai penyedia jasa skripsi itu seperti apa, akan tetapi dengan adanya mahasiswa menggunaakan penyedia jasa skripsi itu sangat tidak baik, karena itu tidak mencerminkan kemahasiswaannya,” kata mahasiswi semester 3 jurusan Bimbingan Konseling Islam, di UIN Banten, Kota Serang, Selasa (10/10/2017).

Masih dikatakan Yati, bahwa mahasiswa buat apa kuliah kalau pada akhirnya tugas skripsi dikerjakan orang lain atau lewat joki skripsi.

Sementara di tempat yang sama, Wahyu Ingrid mengungkapkan, bahwa mahasiwa yang menggunakan joki skripsi itu biasanya dipakai oleh mahasiswa angkatan tua atau mahasiswa semester atas.

“Mahasiswa yang banyak yang menggunakan jasa joki skripsi faktornya karena kesibukan, atau memang faktor malas. Saya pribadi pun ada rasa malas dalam mengerjakan skripsi, tapi saya tidak menggunakan jasa joki skripsi untuk menyelesaikan tugas akhir saya,” ujar mahasiswa jurusan Bahasa Inggris UIN Banten semester XIII ini.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik UIN SMH Banten Moh Hudaeri mengungkapkan, bahwa dengan adanya penyedia jasa skripsi itu sangat tidak boleh, karena dalam skripsi harus karya sendiri dan tidak boleh dilakukan oleh orang lain.

“Selama ini saya sebagai dosen bimbingan skripsi belum menemui mahasiswa yang membuat skripsi dengan menggunakan joki skripsi. Akan tetapi ketika saya sidang skripsi, saya pernah menemukan mahasiswa yang membuat skripsi memakai karya orang lain atau plagiat itu tidak akan diluluskan, melainkan harus mengulang kembali,” ujarnya. (mg-Herlina)

Editor: Wayang

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *