PANDEGLANG, bantenhariini.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi hasil kerja Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam menangani bencana tsunami di Selat Sunda. Menurutnya, kerja sama tim Basarnas terutama pada posko terpadu yang berjalan lancar.
“Saya kira semua bekerja satu tim sudah bagus. Semua penanganan masalah kesehatan, logistik, dan lainnya sudah berjalan sangat bagus,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Minggu (30/12/2018).
Saat meninjau lokasi posko terpadu di Kecamatan Labuhan Pandeglang, Jum’at (28/12) itu, Luhut didampingi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M. Syaugi. Dengan menggunakan helikopter milik Basarnas, ia beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke posko pengungsian warga yang tidak jauh dari posko terpadu dan memberikan motivasi kepada warga yang mengungsi. Tampak terlihat para relawan sedang mengajak anak-anak yang menjadi korban tsunami.
Luhut menambahkan bahwa pihaknya telah mengintegrasikan data antara BMKG, Vulkanologi, Basarnas, dan BNPB agar semua penanganan bencana alam menjadi terpadu satu pintu.
Usai mengunjungi posko pengungsi, Luhut beserta rombongan dan Bupati Pandeglang bertolak ke salah satu lokasi terdampak tsunami di Hotel Mutiara Carita. Luhut pun meninjau sejumlah tim Basarnas dan potensi yang terus melakukan penyisiran di pesisir pantai bilamana kembali ada korban.
Di sana Luhut beserta rombongan mendapat penjelasan terkait korban dan penanganan evakuasi dari salah satu Komandan Tim Basarnas yang melakukan evakuasi di lokasi tersebut.
(Mul/Ega/Detikcom)

0 Comments