LPTQ Banten Usulkan Honor untuk Guru Ngaji


Foto: Net

SERANG, bantenhariini.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten mengusulkan memberikan honor atau gaji kepada guru mengaji. Usulan tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk tahun anggran 2018. Hal tersebut dimaksudkan agar meningkatkan melek huruf Al-Qur’an di masyarakat Banten.

Pengurus LPTQ Provinsi Banten Muhammad Andriani menjelaskan, pada penelitian melek huruf Al-Qur’an dan indikator iman takwa yang dilakukan LPTQ pada Juni lalu, terdapat 87 persen masyarakat yang sudah melek huruf Al-Qur’an, dan 13 persen lainnya belum.

“Karena angka 13 persen itu kan masih banyak, yang notabene untuk dibilang religius, ya harus 99 persen masyarakat harus bisa baca Al-Qur’an. Jadi Banten ini masih menuju untuk ke arah sana. Maka untuk itu, tindaklanjut kita banyak, salah satunya upaya dengan mensejahterakan guru ngajinya,” kata Andri, Rabu (6/9/2017).

LPTQ Provinsi Banten akan usulkan 4.000 guru ngaji se-Provinsi Banten untuk diberikan intensif. “Tiap daerah dan kecamatan, kita utus satu orang untuk mendata jumlah guru ngaji, mudah-mudahan 2018 sudah terealisasi,” lanjutnya.

Andri menambahkan, Kota Cilegon merupakan daerah di Provinsi Banten dengan angka tertinggi melek huruf Al-Qur’an, karena disana guru mengaji sangat diperhatikan. “Karena insentif guru ngaji di sana (Cilegon-red) sudah ada. Jumlahnya 400 ribu per bulan,” kata Andri.

Sementara daerah yang terendah melek huruf Al-Qur’an adalah Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Masih menurut Andri, banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya satu daerah terkait angka melek huruf Al-Qur’an ini. Bisa jadi dari pemerintah, keluarga, atau kesadaran diri sendiri. (Diah)

Editor: Wayang

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *