SERANG, bantenhariini.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) mengadakan pelatihan Tahsin Qira’ah Al- Qur’an di Masjid Raya Al-Bantani. Pelatihan tersebut akan berlangsung pada tanggal 13 September 2017 dan diadakan sebagai upaya untuk meningkatkan melek huruf Al-Qur’an pada masyarakat Banten.
“Dasarnya kita kemarin ada penelitian melek huruf Al-Qur’an. Itu sekitar 87 persen masyarakat di Banten sudah banyak yang melek huruf Al-Qur’an, tapi belum sadar, kalau sebelumnya kita sudah melakukan pelatihan kepada guru-guru ngajinya. Dan untuk sekarang guna memakmurkan masyarakat. Kita ingin mengawali supaya ada pengajian rutin 3 kali seminggu ini,” jelas Pengurus LPTQ Provinsi Banten Muhammad Andriani, Rabu (6/9/2017).
Andri menambahkan pelatihan itu juga dikhususkan untuk orang di lingkungan KP3B. Khusus di lingkungan KP3B diperuntukkan bagi ASN. “Kalau ini responnya baik, pasti kita tambah guru ngajinya,” tambahnya.
Andri melanjutkan, LPTQ Provinsi Banten meminta dan akan memberi surat kepada Gubernur Banten Wahidin Halim untuk menghimbau para ASN dapat mengikuti pelatihan tersebut.
Pengurus LPTQ Peovinsi Banten Muhammad Andiani, menjelaskan, Tahsin Qira’ah Al-Qur’an itu latihan membaca Al-Qur’an lansung bertatap muka dengan pengajar. “Jadi ketika pengucapan huruf Al-Qur’an itu terlihat jelas,” kata Andri.
Masyarakat yang ingin melakukan pelatihan tersebut bisa langsung datang saja ke Masjid Raya Al-Bantani, mengisi formulir dan langsung saja menemui pengajar yang disediakan untuk memulai pelatihan.
Pengajar yang disediakan LPTQ dalam pelatihan ini yaitu Syafari Basyar, Mi’rojudin, Muflih Ma’mun, Muhammad Ridho, dan Yusuf Mas’ud.
Andri berharap dengan adanya pelatihan membaca Al-Qur’an ini bisa membuat masyarakat Banten sadar pentingnya membaca dan mempelajari Al-Qur’an. “Jelaslah harapan kita Al-Qur’an menjadi pondasi hidup, menjadikan tujuan hidup untuk jadi terarah dan masyarakat Banten supaya bisa menjadi masyarakat yang madani, religius dan berakhlakul karimah,” jelas Andri. (Diah)
Editor: Wayang

0 Comments