JAKARTA, bantenhariini.com – Menghadapi arus liburan Tahun Baru 2018, PT ASDP Indonesia Ferry kembali membuka layanan layanan transaksi penjualan tiket di beberapa lokasi di luar area pelabuhan (bufferzone). Untuk jalur Merak-Bakauheni dibuka counter di Rest Area KM.43 Tol Tangerang Merak dan Terminal Rajabasa.
Sedangkan untuk mendukung penjualan di lintasan Ketapang – Gilimanuk, kembali dibuka layanan bufferzone di Hutan Cekik, Jembrana yang beroperasi pada tanggal 31 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018. “Bagi penumpang yang akan menyeberang via Merak, silakan kunjungi counter kami di Rest Area KM43 Tol Tangerang Merak dengan menyiapkan identitas diri pengemudi serta nama dan umur setiap penumpang dalam satu kendaraan agar waktu transaksi lebih efisien,” kata Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat, Rabu (27/12).
Saat pengisian daftar, kolom nama jelas penumpang harus diisi terkait kebutuhan manifest penumpang dan asuransi perjalanan selama penyeberangan. ASDP terus mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan jadwal keberangkatannya agar perjalanan lancar, aman dan tidak mengalami antrian yang signifikan. Adapun puncak arus balik liburan Natal dan Tahun Baru 2018 diprediksi mulai terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Desember 2017 dan 1 hingga 2 Januari 2018.
Selain melalui bufferzone, pengguna jasa yang akan menyeberang dapat membeli tiket secara online dengan mengakses website www.indonesiaferry.co.id atau tiket.indonesiaferry.co.id sehingga dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan. “Sesuai komitmen kami, PT ASDP selalu ingin memberikan kemudahan bagi pengguna jasa dalam membeli tiket penyebrangan sehingga tidak perlu antri di pelabuhan. Dengan beli tiket online, calon penumpang dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan,” ujar Christine.
PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Intan Sugiharti menambahkan pemudik diimbau mempersiapkan perjalanannya terutama menghindari antrian dan kemacetan menyusul tingginya volume kendaraan yang terus meningkat pada waktu malam hingga dini hari. “Sejak awal kami sudah mengingatkan agar pengguna jasa ferry melakukan perjalanan pada siang hari dan menghindari masa puncak arus libur Tahun Baru yang diperkirakan mulai mengalir pada Kamis dan Jumat,” tutur Intan. (Anda)

0 Comments