Lewat BPNT Kebutuhan Dasar Warga Miskin Terpenuhi


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep/2018/05/IMG-20180506-WA0343.jpg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep/2018/05/IMG-20180506-WA0343.jpgTANGERANG, bantenhariini.com – Sejak digulirkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) kebutuhan dasar warga miskin di Kota Tangerang terpenuhi. Terutama soal kebutuhan dasar gizi.

BPNT yang disalurkan ke warga miskin itu berupa beras ukuran premium dan telur berprotein tinggi setiap bulan. Di sini ada unsur karbohidrat dan protein. “Jadi lewat BPNT supaya kebutuhan dasar warga miskin ini terpenuhi,” kata Kepala Dinas Sosial Masyati Yulia, Minggu (6/5/2018).

Menurutnya, warga miskin atau kelompok penerima manfaat (KPM) sangat terbantu adanya BPNT. Seharusnya membeli tetapi sekarang diberikan oleh pemerintah.KPM juga mengaku senang dan puas adanya BPNT.

Sementara, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Kota Tangerang HM Juweni mengatakan, program BPNT penyalurannya dengan memanfaatkan kartu elektronik yang dikeluarkan Bank BNI. Dengan non tunai Ini supaya tepat sasaran ke KPM. “Mereka itu bisa dilayani di agen BNI dan E-Warong yang tersebar di wilayah,” katanya.

Juweni menegaskan, bila ada bahan pangan untuk KPM tidak sesuai kualitas maka akan diganti. Misalnya volumenya yang kurang atau rusak.
Menurutnya, saat ini ada enam distributor bahan pangan yang bekerjasama. Keenam distributor itu usulan dari bawah berdasarkan survey.

Sementara tim koordinator (Tikor) yang terdiri dari Dinsos, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perdagangan Industri yang memverifikasi. “Jadi tidak benar yang mengatakan Dinsos dan Tikor yang menunjuk distributor itu,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini warga miskin atau KPM di Kota Tangerang yang tercatat di Kemensos ada 52 ribu. Namun yang tercetak kartu BPNT ada 48.200 orang. Selisihnya sekitar 3.337 sudah diusulkan oleh Pemerintah Kota Tangerang supaya mendapat BPNT. (setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *