KPK Pantau Kasus Dugaan Korupsi Alkes Tangsel


SERET SEKJEN MA : Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri), bersama Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati (kanan), saat konferensi pers tersangka baru hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/4). KPK menetapkan Panitera PN Jakpus Edy Nasution dan Doddy Aryanto Supeno selaku pihak swasta sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan peninjauan kembali (PK) yang diajukan pihak swasta ke PN Jakpus. foto : UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

SERET SEKJEN MA : Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri), bersama Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati (kanan), saat konferensi pers tersangka baru hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/4). KPK menetapkan Panitera PN Jakpus Edy Nasution dan Doddy Aryanto Supeno selaku pihak swasta sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan peninjauan kembali (PK) yang diajukan pihak swasta ke PN Jakpus. foto : UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

bantenhariini.com, Jakarta – Kabiro Humas KPK Yayuk Andriati  memastikan perkara tindak pidana korupsi terkait pengadaan alat kesehatan di Tangerang Selatan dan TPPU akan dilanjutkan. Kasus yang melibatkan Tubagus Chaerul Wardana, adik Ratu Atut Chosiyah kini masih terus dalam pantauan KPK. “Yang dimaksud dengan pernyataan Ketua KPK Agus Raharjo tak ada hubungannya dengan Rano Karno,” ungkap Yayuk kepada wartawan, Senin (28/11).

Pernyataan Yayuk menyanggah keterangan pengacara Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaerul Wardana, Sukatma, yang menuding Rano Karno sebagai pihak yang dimaksud Ketua KPK Agus Raharjo. Yayuk menegaskan bahwa kasus yang dimaksud Agus Raharjo bukan kasus yang baru. “Pemeriksaan terhadap Wawan dan saksi lainnya masih terus berlangsung. Pengembangan terhadap kasus itu masih sangat dimungkinkan menyeret nama-nama baru,” ujar Yayuk.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Raharjo dalam kunjungannya ke Banten Sabtu lalu meminta masyarakat bersabar. Kasus yang tengah dipantau KPK saat ini akan kembali dibuka setelah penyelenggaraan pilkada selesai agar terhindar dari kecurigaan seolah-olah KPK ikut berpolitik. Bola panas yang dilempar Ketua KPK Agus Raharjo telah meningkatkan suhu politik jelang pilkada Banten medio Februari tahun mendatang. Pernyataan yang disampaikan Agus Raharjo jelas menyengat dan memancing reaksi sejumlah pihak kendati sebetulnya ketua lembaga antirasuah itu tak menyebut secara langsung kandidat mana yang terkait dengan kasus tersebut. Agus Raharjo hanya mengonfirmasi kaitan kasus yang saat ini dipantau KPK itu dengan Ratu Atut Chosiyah. (Godot)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *