Kotret Berbagi Ilmu Fotografi dengan Pelajar


TANGERANG, bantenhariini.com – Dunia fotografi tidak ada matinya, setiap tahun peminatnya terus bertambah dari mulai remaja hingga orang dewasa.

Melihat hal tersebut, Komunitas Taman Potret (Kotret) yang telah berdiri tiga tahun ini menggelar diskusi fotografi di TangcityMal, Kota Tangerang, Rabu (15/8/2018).

Tema diskusi yang diusung Kotret adalah beauty shot dan foto jurnalistik yang menghadirkan narasumber pewarta foto Faisal R. Syam dan Randi Tri Kurniawan.
Faisal mengatakan,
dalam fotografi beauty (cantik) pemoto harus pintar dalam mengatur lampu sehingga tercipta cahaya yang pas sesuai dengan keinginan serta mempercantik si model atau objek.

“Salah satu contoh saat saya memotret artis Audi. Dia itu kan memiliki face yang chuby, namun dalam foto saya ini, saya buat tata cahaya sedemikian sehingga kelihatan kurus. Disini peran makeup juga bermain,” ujarnya.

Lebih jauh Faisal menerangkan, bahwa seorang fotografer harus berani dan mampu mengeksplore cahaya sehingga hasilnya akan maksimal.

“Buat adek-adek pelajar yang hadir di sini gak perlu takut untuk belajar, dari kesalahan kita akan mendapatkan ilmu,” imbuhnya.

Sementara, Randy Tri Kurniawan yang saat ini bertugas sebagai pewarta foto di Istana kepresidenan menjelaskan kalau fotografi jurnalistik itu pemoto harus peka dan mampu merekam momen yang ada di sekeliling.

“Dengan ide kreatif dan kepekaan, kita akan mampu untuk menghasilkan sebuah foto yang menarik. Foto di istana cenderung akan sama, nah disitu kita dituntut untuk jeli dan kreatif,” ucap Randy.

Ia pun memberikan contoh foto hasil karyanya yang memvisualisasikan Presiden Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono saat meminum kopi bersama di Istana.

Visual tersebut menggambarkan keakraban, padahal kondisi politik saat itu mereka berdua sedang panas.

“Intinya kita harus mampu berpikir kreatif dan jeli saat melihat objek,” terangnya.

Melalui diskusi yang dipandu oleh Marifka Wahyu Hidayat ini, para peserta yang mayoritas pelajar diharapkan mampu menyerap segala informasi yang disampaikan sehingga dapat menjadi bekal saat kemudian hari.

Salah seorang peserta, Salsabila mengaku senang dan bangga bisa ikut serta dalam acara diskusi ini.

“Senang bisa ikutan, bisa jadi ilmu tambahan buat saya. Semoga kedepan saya bisa mengembangkan diri lagi,” katanya.(Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *