TANGERANG, bantenhariini.com – Tepi Kali Cisadane mendadak ramai didatangi ratusan warga, Senin (14/5).
Mereka menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan mencuci rambut menggunakan merang, atau sisa pembakaran padi. Keramas bareng tersebut dilakukan warga secara bergantian dengan penjagaan keselamatan air yang memadai.
“Tradisi ini sudah berlangsung puluhan tahun. Menjelang puasa, biasanya banyak warga asli Babakan yang pulang. Tradisi ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi juga,”
ungkap Bily, 42, warga RW 2 Kelurahan Babakan. Walikota Tangerang Non Aktif Arief R Wismansyah bersama Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Isyana Bagoes Oka terlihat di antara tamu yang ikut menyaksikan prosesi keramas bareng.
Dalam sambutannya, Arief mengajak warga yang tinggal di pinggil Kali Cisadane untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalinya dijaga. Jangan buang sampah sembarangan. Semoga kegiatan semacam ini bisa terus kita lakukan untuk meningkatkan persatuan,” ujarnya.
Usai sambutan, Arief bersama Isyana menyiramkan air merang kepada peserta sebagai tanda dimulainya tradisi tersebut.
Isyana mengaku kagum dengan kekompakan warga Babakan yang solid. Tradisi ini menurutnya, dapat dikemas menjadi atraksi wisata untuk lebih memperkenalkan Kali Cisadane.
“Saya tertarik datang ke sini karena tradisi ini terbilang unik. Kehangatan dan kegembiraan menyambut bulan suci Ramadhan sangat terasa di sini,” kata Isyana. (Anda)

0 Comments