Kenangan Terakhir Legita, Warga Cipondoh yang Jadi Korban Teror Surabaya


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180515-WA0333.jpg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180515-WA0333.jpgTANGERANG, bantenhariini com – Ratusan Jemaat di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Paroki, Tangerang berkumpul menunggu jenazah Legita (Lim Gwat Ni), salah satu warga Cipondoh Indah yang jadi korban teror di Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Legita (56) terdata sebagai warga Blok C No. 267, Rt 06/06 Perumahan Poris Indah, Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh Kota TangerangTangerang.

Para jemaat gereja mengenang Legita sebagai pribadi yang baik, sebelum kejadian ia sempat mengirimkan dan memberi kabar pada para jemaat akan kegiatan pameran batik yang ia ikuti di Surabaya.

Ketua Pengembangan Seksi Sosial Ekonomi Gereja Rudi Suwandi mengatakan, saat ini para jemaat bersiap menunggu kedatangan jenazah yang telah mendarat melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang sebelumnya nantinya akan disemayamkan dan dikremasi di Rumah Duka Oasis, Tangerang.

“Terakhir itu kirim foto sama bu Risma (Walikota Surabaya) dan bilang ‘kapan lagi bisa seperti ini’ kami bangga dengan itu. Namun, saat kejadian ledakan, kami terkejut dan tidak menyangka kalau bu Legita menjadi korban,” ujar Rudi.

Legita dikenal sebagai pribadi yang ramah dan bijaksana. Terlebih dia merupakan salah satu perempuan katolik, yang gencar dan aktif dalam kepengurusan gereja.

“Terpukul tentunya, tapi kami coba ikhlas kami yakin ini sudah kehendak tuhan. Beliau pun sudah tenang bersama Bapa,” ucap Rudi.

Diwartakan sebelumnya, Legita menjadi korban bom Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, pada Minggu, 13 Mei 2018. Selain itu gereja lain yang dapat serangan teror yakni, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jalan Arjuno. (Fani/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *