Kemenpar Siap Sponsori Festival Pesona Tanjung Lesung 2019


PANDEGLANG, bantenhariini.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya resmi membuka Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 di Kampung Cikadu Indah, Desa Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Jumat (28/9).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan lesung oleh  Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati dan forkominda.
Acara ini akan berlangsung hingga 30 September 2018 dengan agenda Rhino X Triathlon Race di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung.

Dalam kesempatan tersebut juga berlangsung penandatanganan nota kesepahaman antara PT. Banten West Java dengan Perum Damri tentang Pengembangan Fasilitas Akomodasi di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung.

Dalam sambutannya, Menpar Arief menyebut Festival Tanjung Lesung dan Pasar Digital Berbatik Cikadu menjadi tranding topik nasional dan telah menjadi kalender event nasional. Untuk itu, kementrian pariwisata siap mensponsori Festival Tanjung Lesung 2019 nanti dengan menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp. 1,5 miliar.

“Karena Festival Tanjung Lesung sudah menjadi event nasional, kualitas eventnya harus tingkat nasional. Mulai dari koreografer dan musik,” kata Menpar Arief yang juga berkesempatan meresmikan Pasar Digital Berbatik Cikadu dan Rhino Dave Center.

Sementara itu, Wakil Guberur Banten Andika Hazrumy meminta pemerintah mempertimbangkan kembali pencabutan proyek strategis nasional Bandara Panimbang yang dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi pariwisata di Pandeglang. Pembangunan bamper zone Tanjung Lesung seperti Pasar Digital Berbatik Cikadu adalah bukti konkret dari wisata KEK Tanjung Lesung.

“Tanjung Lesung akan menjadi stimulan bagi potensi wisata lainnya di Banten. Kita berharap proyek Bandara Panimbang bisa terealisasi,” kata Andika dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, festival Tanjung Lesung ini bisa jadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Pandeglang, sehingga akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Irna menyebutkan, pariwisata Indonesia menjadi tanggung jawab semua elemen, khususnya pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, media, dan komunitas. Penta helix jadi kunci sukses pengembangan pariwisata.

“Kami mengubah daerah ‘pengasingan’ ini jadi surga bagi kami sendiri. Semoga Tanjung Lesung menjadi Bali Baru bagi masyarakat Banten dan Indonesia,” tandasnya.[Karmin]

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *