bantenhariini.com – Adanya jarak dan komunikasi yang tersendat dianggap menjadi akar permasalahan antara Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhunkam) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Hal tersebut disampikan akademisi Ahmad Amrullah yang baru dilantik sebagai rektor di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Uwoh, sapaan akrab Ahmad Amrullah mengutarakan, persoalannya bukan hanya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Poleteknik.
“Pandangan kami sebagai akademisi, memang pak menteri itu kan orangnya bapak presiden, bolehlah disebut bapak. Sementara pemerintahan di bawahnya ada gubernur, bupati/walikota bisa dianggap sbh “anak”. Nah jika kita melihatnya secara mikro bahwa hubungan antara “bapak” dan “anak” ini seharusnya dekat dan saling mengerti. Namun ini ada yang terputus,” kata Uwoh.
Uwoh menghimbau agar sebagai Bapak, Kementrian harus membina Pemkot sebagai anaknya. Sebagai seorang bapak mestinya
peka terhadap persoalan anaknya.
“Saya tidak memihak ya. Tapi saya liat ini di Kota ada masalah. Harusnya Kementrian segera turun membuina,” ungkap Uwoh lagi. “Bukan arogansi seorang bapak yang melaporkan anaknya. Justru ini akan jadi preseden buruk di mata masyarakat,” tegas Uwoh lagi.
Ia mengingatkan Walikota Tangerang Arief dan Menteri Kemenhunkam Yasona agar duduk bersama menyelesaikan masalah ini sehingga tuntas.
Tidak Berseteru
Sementara Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan pihaknya tidak punya niatan berseteru atau bahkan melawan Menhunkam. Ia hanya ingin menyampaikan ada persoalan di Kota Tangerang perihal lahan Kemenhunkam.
Itupun karena Menteri Yasona awalnya yang membuka dan menyindir dirinya saat meresmikan Politeknik.
“Dan saat ada kesempatan rapat terbatas kemarin saya izin ketemu dengan beliau. Beliau sampaikan akan atur waktu. Kemudian saat saya pulang saya baca di media dilaporkan ke kepolisian karena menyerobot lahan. lok jadi ramai,” ungkap Arief ditemui di Tangerang.
Seperti yang diketahui Selasa (16/7/19) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melaporkan Walikota Tangerang terkait penguasaan lahan yang terjadi di Kota Tangerang. []

0 Comments