SERANG, bantenhariini.com – Dalam menghadapi Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Serang, terlihat Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kewalahan.
Meski sudah berkali-kali dipindahkan dan diingatkan untuk tidak berjualan di area Stadion Maulana Yusuf dan Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang. Namun, para PKL tetap membandel dan tidak menghiraukan teguran Pemkot Serang.
Bahkan para PKL yang sebelumnya sudah terusir di Stadion Maulana Yusuf dan Pasar Rau Kota Serang. Kini, nampak berjualan lagi dan memenuhi area stadion serta trotoar Pasar Rau. Hingga ada yang membuat auning untuk berjualan.
Dalam menanggapi hal itu, Walikota Serang Syafrudin menegaskan, Pemkot Serang sampai saat ini belum memfasilitasi keberadaan PKL yang berjualan kembali di area Stadion Maulana Yusuf Kota Serang.
“Stadion harus bersih, Auning itu bukan fasilitas dari Pemkot,” kata Syafrudin, saat di temui di salah satu hotel Kota Serang, Selasa (30/4/2019).
Sisi lainnya, Wakil Walikota Serang, Subadri pun ikut angkat bicara, dirinya mengatakan, Penertiban PKL di Pasar Rau memang masuk program Pemkot Serang. Tetapi, akan dilaksanakan setelah lebaran, dan menjadi program prioritas
“Satu-satu dululah kita selesaikan, yang penting kita sudah berusaha,” katanya.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Serang, Maman Lutfi menambahkan, soal PKL yang di stadion tersebut, berkaitan dengan pedagang kuliner yang tidak menetap. Tetapi, pindah-pindah lokasi.
“Hari ini juga, PKL Stadion akan kita tertibkan kembali. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi, dan dalam aturan stadion tak diperbolehkan berjualan,” tegasnya.
Maman juga menegaskan, untuk para PKL yang sekarang di tertibkan di Stadion Maulana Yusuf, tidak ada lagi kompromi langsung di bongkar serta tak ada pemindahan tempat.
“Gak kita pindahkan, karena mereka udah melanggar. Kalau semua diakomodir gimana nantinya, kepandean saja belum selesai,” tandasnya. (FEB)

0 Comments