TANGERANG, bantenhariini.com – Kebakaran Pabrik di Jatake, membuat Iyem salah satu istri dari karyawan di PT. Sanwei Iri khawatir bukan kepalang. Dia datang tergopoh-gopoh bersama tetangga dan anaknya lantaran cemas, suaminya tak kunjung pulang pasca kebakaran menghanguskan pabrik tempat kerja suaminya.
“Pak tolongin saya, suami saya belum pulang dari tadi, namanya Pak Wahidin tolong pak cariin suami saya,” ujar Iyem kepada salah seorang satpam pabrik, Jumat, (23/3/2018).
Satpam itu pun bertanya mendetail tentang bagian jobdesk yang dipegang suami Iyem. Ketika informasi sudah didapatkan, Iyem segera diantar menuju ke area pabrik. Kemudian setelah sampai di depan pagar, Iyem disambut oleh satpam lain yang bertanya lagi soal nama suami Iyem.
Dari luar pagar, awak media yang dilarang masuk ke area dalam pabrik mendengar jerit bahagia Iyem. “Ya Allah Pak kamu dicariin,” katanya dengan suara agak meninggi yang kemudian dilanjutkan dengan iring tawa pegawai lain yang masih ada di dalam pabrik.
“Alhamdulillah suami saya baik-baik saja. Dia lagi bersihin badannya yang kotor gara-gara ngehindar dari kebakaran, dia baik-baik saja nggak terluka. Cuma ini saya pulang disuruh suami, ngeri bahaya buat anak saya” tutur Iyem usai menengok suaminya di dalam.
Sementara menurut anggota PMI Kota Tangerang Lubnatul Wafa mengatakan, sudah ada dua korban atas adanya kebakaran ini.
“Ada satu laki-laki sekarang sudah dirujuk ke RS Arya Medika, dia sesak nafas terus jatuh juga ke titik api, kondisinya masih dalam perawatan. Terus ada satu perempuan pingsan sudah bisa dievakuasi,” pungkas Lubnatul.
Diketahui, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran, dikerahkan untuk memadamkan api. Kebakaran sudah terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi pabrik tampak ringsek, beberapa bagian bangunan juga dirobohkan demi memudahkan proses pemadaman api. (Fani/Setia)

0 Comments