JAKARTA, Bantenhariini – Sebagai langkah antisipasi massa aksi Reuni 212, Ditlantas Polda Metro Jaya telah memberlakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan sekitar Patung Arjuna Wiwaha (Patung Kuda) dan kawasan Monumen Nasional (Monas) serta Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2021).
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, penyekatan dilakukan di 11 titik menuju kawasan Patung Kuda dan Monas. Petugas sejak dini hari tadi telah menyekat jalan-jalan tersebut dengan barrier maupun kawat berduri.
“Untuk mengantisipasi adanya sekelompok masyarakat yang masih tetap nekat untuk melaksanakan Reuni 212,” kata Sambodo.
Adapun 11 titik yang menjadi titik penyekatan adalah jalan Kebon Sirih; jalan Budi Kemuliaan; jalan Harmoni; jalan Museum; jalan Veteran 3 dan 2; jalan Kedubes AS; jalan di depan Pertamina.
“Semua titik yang menuju kawasan Patung Kuda dan Monas kita lakukan penutupan. Setidaknya, penutupan ini akan dilaksanakan sampai besok (Jumat) malam pukul 21.00 Wib,” kata Sambodo.
Sementara untuk personel yang dilibatkan dalam menutup akses jalan ini, Sambodo menyebut ada sekitar 100 kurang lebih personel Polantas yang dilibatkan. Disisi lain Masyarakat pun diminta untuk menghindari jalan-jalan tersebut.
“Kami PMJ mengimbau kelada seluruh masyarakat untuk menghindari kawasan Monas, Kawasan Sudirman Thamrin untuk mencegah supaya tidak terjadi kemacetan,” imbaunya.
Sebelumnya telah dipastikan jika Polda Metro Jaya telah secara jelas tidak menerbitkan izin keramaian terhadap acara Reuni 212 yang akan dilasanakan pada 2 Desember 2021.
“Apabila paksakan lakukan kegiatan (reuni 212), maka, kami akan terapkan ketentuan hukum berlaku apabila memaksakan akan kami sangkakan tindak pidana,” ujar Zulpan kepada wartawan, Rabu kemarin.
Namun demikian keputusan tersebut direspon pihak 212 kabarnya tetap akan melaksanakan aksi reuni 212 dengan menyebut aksi tersebut “Aksi Super Damai” yang dijadwalkan berpusat di Patung Kuda.
“Besok itu Aksi super damai yang seharusnya dilindungi UU sebagaimana elemen dan masyarakat lainpun melakukan unjuk rasa,” kata Slamet saat dikonfirmasi, kemarin. (red)

0 Comments