Jelang Ramadan, Cetak Al-Quran Braille Meningkat 50 Persen



TANGSEL, bantenhariini.id – Menjelang bulan Ramadan, percetakan Al-Quran meningkat 50 persen. Seperti yang terlihat di Yayasan Raudlatul Makfufin, yang dikenal dengan yayasan taman tuna netra pencetak Al-Qur’an braille pertama di Banten, bertempat di Jl. H. Jamat Gg. Rais No.10, Buaran, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Ketua yayasan Raudlatul Makfufin Budi Santoso menyatakan bahwa yayasan ini telah berdiri sejak tahun 1983 dan melakukan percetakan pertama sejak tahun 2000. “Dulunya sistem percetakan menggunakan semacam alumunium seng yang dibentuk dan ditempelkan di kertas. Jadi mulai bisa mencetak menggunakan mesin di tahun 2000,” ujar Budi Santoso, Senin (15/03).

Yayasan yang menaungi 20 santri tuna netra dari berbagai daerah ini, selalu memproduksi setiap harinya 4 set Al-Qur’an. Terdapat dua jenis Al-Qur’an braille yang dicetak yaitu yang menggunakan terjemahan dan tanpa terjemahan.
“Kalau harganya yang dengan terjemahan Rp.2.200.000 dan tanpa terjemahan Rp.1.200.000,” tambahnya Senin, (15/03) sembari memberitahu dua jenis Al-Qur’an braille kepada Banten Hari Ini.

Budi Santoso menyatakan bahwa, menjelang hadirnya bulan ramadhan menambah angka pemesanan Al-Qur’an braille dari seluruh Indonesia, mencapai angka 50 persen.
“Alhamdulillah sih mba, yayasan kami mengalami peningkatan pemesanan Al-Qur’an braille menjelang bulan suci ramadhan ini,” ujarnya
Budi juga menyampaikan harapannya agar yayasan ini tetap bisa berdiri untuk membantu para teman-teman tuna netra yang semangat dalam mempelajari Al-Qur’an. (Wiwin)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *