Jelang Hari Buruh, Buruknya Pelayanan BPJS Dikeluhkan


http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/2018/04/WhatsApp-Image-2018-04-26-at-3.49.16-PM.jpeg

http://www.bantenhariini.id/wp-content/uploads/aep-a'ink/2018/04/WhatsApp-Image-2018-04-26-at-3.49.16-PM.jpegTANGERANG, bantenhariini.com – Menjelang Hari Buruh, ratusan buruh dari organisasi Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandal Kulit (FSP TSK), berdemonstrasi menyuarakan buruknya pelayanan BPJS Kesehatan, Kamis (26/4/2018).

Salah satu perwakilan buruh Muslih mengatakan, para buruh berdemonstrasi lantaran kecewa dengan pelayanan BPJS kesehatan. Menurutnya pihak BPJS tidak serius dalam mengelola para pesertanya.

“Itu kartu (kartu tanda peserta BPJS-red) cuma sekedar kartu doang, kami kali mau rujukan ke rumah sakit susahnya bukan main, dipersulit,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Muslih banyak kesulitan yang dihadapi para buruh ketika ingin mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Ruang ICU itu kalau tahu menggunakan kartu BPJS pasti alasannya ruangan penuh, terus dirujuk kemana-mana,” imbuhnya

Nampak dari spanduk yang dibawa oleh sejumlah massa, mereka menyayangkan kinerja BPJS. Selain itu yang menjadi tuntutan mereka adalah penolakan terjadap tenaga kerja asing (TKA).

“Pengawas ketenagakerjaan mandul. Peserta BPJS sulit mendapatkan ruang ICU di rumah sakit dan kami menolak Perpres Tenaga Kerja Asing serta upah yang murah,” ungkap Muslih.

Aksi demonstrasi tersebut diawali di depan depan PT Rukun Tripilar KM Cangkring, menuju Jalan Prabu Siliwangi melewati Regency dan lewat depan PT Sari Barumas. Lalu titik lokasi demonstrasi mereka yakni area Kantor BPJS Kesehatan dan BPJS Cikokol Tangerang. Kemudian berakhir di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Dalam aksi ini, peserta aksi mengerahkan 300 sepeda motor serta satu mobil komando. Keseluruhan aksi demonstrasi tak luput dari pengawasan pihak kepolisian.(Fani/Setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *