Jangan Paksakan Anak TK Bisa Calistung


TANGERANG,bantenhariini-Banyak orangtua mengharapkan anaknya yang masih di Taman Kanak-kanak (TK) agar bisa membaca, menulis dan berhitung (calistung). Ternyata hal itu berdampak negatif pada perkembangan si anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surachman mengatakan, dulu mengajar guru TK seperti di SD. Si anak harus bisa calistung dan lainnya. Namun paradigma metode seperti itu sudah dihapus. “Mendidik anak TK metodenya bermain,” katanya di sela Seminar Pola Asuh Anak TK di TK Pembina, Pinang, Kota Tangerang, Kamis (2/11/2017).
Kata dia, agar orangtua harus paham dalam mendidik anaknya. Seperti tidak memaksakan si anak bisa calistung.Begitu juga terhadap guru TK tidak mengharapkan seperti itu. Karena masa mereka masa bermain.
Sementara Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dalam pesannya mengatakan, untuk menghasilkan kualitas anak yang baik tidak lepas dari pola asuh orangtua. Suami dan istri sama-sama penting dalam mendidik anak. “Jadi harus kompak, ” katanya.
Arief juga menegaskan, menghasilkan kualitas anak yang baik tidak lepas dari doa orangtua. Tidak sembarangan dalam memanggil anak-anaknya. Tetapi harus terus memotivasi dan mendoakan anaknya. Karena doa yang diijabah adalah doa orangtuanya.
Terkait Kecamatan Pinang dijadikan program Pola Asuh Anak disambut positif Camat Pinang Agun Djumhendi. Menurutnya, program itu lantaran di sini banyak sekolah TK, PAUD dan juga SD. (setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *