Jadikan Icon Dunia, Banten Lama Akan Dibangun Seperti Madinah


SERANG, bantenhariini.com – Pembangunan Revitalisasi Banten lama ditargetkan selesai tahun 2018, dengan bangunan seperti Madinah.

Hal ini dikatakan oleh, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat menghadiri acara Rapat Kerja (Raker) Lembaga Pemangku Adat Dzurriat Kesultanan Banten, di Hotel Ratu Kota Serang, Rabu(19/9).

Andika mengatakan, bahwa tahap pertama adalah pembangunan Kraton Kesultanan Banten, akan selesai pada Bulan November 2018.

“Revitalisasi pembangunan kesultanan Banten ini, sudah sampai 30 persen. Semoga tidak ada hambatan dalam pengerjaannya,” kata Andika seusai acara Raker Kesultanan Banten.

Kemudian Andika menjelaskan, dibangunnya Revitalisasi Banten Lama, dengan bangunan seperti Madinah. Karena ingin menjadikan Banten Lama sebagai Icon Dunia. Apalagi, kata Andika, di Banten Lama terdapat makam para sultan dan juga pahlawan perang.

“Makannya kita harus merawatnya, dan menunjukan kepada dunia bahwa kejayaan Banten telah kembali,” jelasnya.

Lalu Andika juga mengajak, seluruh masyarakat Banten, agar dapat mendukung dan mendoakan proses pembangunan Revitalisasi Banten Lama. Karena selama 18 tahun Provinsi Banten berdiri, sudah hampir hilang tempat-tempat bersejarah.

“Oleh karenanya, saya dan Gubernur Banten akan berjuang untuk bangkitnya Banten Lama. Sehingga Banten Lama menjadi tempat yang bersih dan nyaman untuk pengunjung berziarah maupun wisata religi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Banten Lama adalah tempat Kota Kuno Banten yang merupakan sisa kejayaan Kerajaan Banten. Di tempat ini terdapat banyak situs peninggalan dari Kerajaan Banten seperti, Istana Surosoan, Masjid Agung Banten, Istana Kaibon, Benteng Speelwijk, Danau Tasikardi, Meriam Ki Amuk, Pelabuhan Karangantu, dan Vihara Avalokitesvara.

Sedangkan, Madinah adalah sebuah Kota di Arab Saudi yang bercahaya. Bahkan di dalam Madinah terdapat Masjid Nabawi, tempat dimakamkannya Nabi Islam Muhammad SAW. Madinah juga dijuluki sebagai Kota paling suci kedua di dalam agama Islam setelah Mekkah. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *