Iuran Kurban Di Sekolah, Asal Tidak Memaksa


SERANG, bantenhariini.com – Jelang Hari Raya Idul Adha, beberapa sekolah di Kota Serang mengadakan iuran untuk berkurban. Salah satunya pelajar SMP Negeri 10 Kota Serang Vina (14) mengungkapkan dimintai iuran oleh sekolah sebesar 30 ribu sampai 50 ribu per siswa.

“Iya, diminta uang untuk iuran kurban, tapi sesuai kemampuan aja,” kata siswi kelas III ini kepada bantenhariini.com, Kamis (31/8/2017). Vina juga menjelaskan uang tersebut nantinya akan dibelikan beberapa hewan kurban. “Buat beli hewan kurban. Ya, katanya sih nanti dagingnya buat dibagiin ke pelajar dan masyarakat yang kurang mampu,” tambah Vina.

Sementara itu di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Wasis Dewanto saat ditemui di ruangannya menjelaskan, hal tersebut boleh-boleh saja dilakukan, sebab hal tersebut bisa menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dalam berbagi. “Saya kira itu latihan buat anak-anak yang sedang belajar, bahwasanya berkurban itu penting dalam sendi-sendi kehidupan sosial,” jelasnya.

Wasis melanjutkan, asalkan iuran untuk membeli hewan kurban tersebut tidak ada paksaan dari pihak sekolah. Jika ada sekolah yang ketahuan melakukan paksaan dalam meminta iuran, Wasis menjelaskan akan ada sanksi yang diterima sekolah. “Sanksi sudah pasti ada. Hal ini juga sudah diumumkan ke setiap sekolah,” jelasnya. (Diah)

Editor: Wayang

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *