Indah Kiat Bantu KWT Kemangi Berkembang


TANGSEL, bantenhariini.id – Tim dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indah Kiat kembali mengunjungi Kelompok Wanita Tani Kemangi di JL. Pondok Pakulonan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Mereka melakukan evaluasi program dan bantuan yang diberikan. “KWT ini merupakan program pemberdayaan dari PT. Indah Kiat, dengan memberikan sarana dan prasarana untuk perkembangan KWT Kemangi. Kita adakan pelatihan dulu, setelah itu kita ajak mereka ke Serua Farm. Kita kerjasama dengan pendamping kita yaitu Serua Farm yang ahli dalam bidang hidroponik,” ungkap Lili Yulia, Humas SCR PT Indah Kiat, Rabu (24/03).

Selain pelatihan, PT Indah Kiat juga memberikan bantuan berupa keperluan untuk pengembangan tanaman hidroponik. “Kami turunkan bantuan dua unit satu unitnya sebanyak 320 lubang tanam lalu kita berikan lagi 1.000 lubang tanam,” imbuh Lili.
Dorongan dari PT Indah Kiat, menambah semangat anggota KWT Kemangi. Salah satunya adalah dengan ikut serta membeli peralatan dengan swadaya masyarakat. “KWT Kemangi ini adalah salah satu dari delapan lokasi pertanian hydroponik yang dibina oleh Indah Kiat yang bisa dikatakan berhasil,” kata Lili.

Selain itu dengan adanya bantuan, diharapkan KWT Kemangi mampu bertanggung jawab dan bisa berkembang lebih pesat lagi. “Suatu hari nanti jika mereka sudah mandiri, sudah tidak lagi bergantung dengan kami jadi kebanggan untuk kami,” tutupnya. Saat ini, KWT Kemangi Giat memperdalam ilmu pertanian. Mereka mengubah lahan sempit menjadi ladang duit dengan pertanian hidroponik.

Ketua KWT Kemangi Evi Wafiroh menjelaskan, KWT Kemangi berdiri sejak 24 Oktober 2019, beranggotakan 20 orang wanita dan 60 kader. Selain pengetahuan tentang ilmu pertaniannya, kendala yang masih terasa sampai sekarang adalah kemalasan dari Sumber Daya Manusia sendiri. “Tidak mudah, harus ekstra perhatian. Di saat anggota ada yang males saya memiliki inovasi kami adakan piket dan bagi hasil saat panen,” tambahnya.

Menurut Evi dengan adanya KWT ini mampu membantu masyarakat terutama ibu-ibu, produktif menjadi mandiri dengan menanam pertanian dan mampu memutar perekonomian. Saat ini KWT Kemangi panen sebanyak 80 ikat, harga per-ikat Rp. 5.000. “Mudah-mudah KWT ini tetap berjalan lancar, kemudian untuk pembeli lebih banyak lagi. Alhamdulillah sekarang kami punya langganan dua orang tukang sayur yang selalu beli di kami,” tutupnya. (Wiwin)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *