Hujan Seharian, Beginilah Kondisi Kota Serang


SERANG, bantenhariini.com – Beginilah kondisi Ibu Kota Provinsi Banten yaitu, Kota Serang pada saat turun hujan.

Padahal hujan yang turun tidak sampai seharian. Dimulai dari Pukul 06:00 Wib sampai dengan pukul 19:00 Wib.

Pantauan dilokasi, beberapa di tiap daerah di Kota Serang terkena banjir. Yaitu, Jalan raya Ahmad Yani, Cipocok jaya, Trowongan Trondol, Jalan pasar Rau, Jalan Cipocok Jaya, Jalan Pakupatan dan Jalan Ciracas.

Bahkan tidak hanya terkena banjir.  Terdapat juga kemacetan dan pohon-pohon besar yang tumbang serta juga tiang listrik, Kamis(30/11).

Salah satu masyarakat Kota Serang, saat ditemui di trowongan trondol, Andry Ardiansah mengaku, bahwa terowongan memang sudah menjadi langganan banjir setiap hujan turun. “Pasti kalau udah hujan turun terowongan begini kondisinya. Udah macet, terusnya banjir,” ungkapnya saat dirinya baru pulang kerja.

Sisi lainya, Ketua HMI MPO Kota Serang,
Suhendra mengatakan, hal yang pertama harus dilakukan adalah sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, kemudian memperhatikan tata kota atau tata ruang yang baik.

“Menjadikan sungai, selokan berfungsi dengan baik dan menata pembangunan-pembangunan yang dilakukan. Sehingga resapan air jangan asal dijadikan perumahan. Bahkan saluran air harus terintegrasi satu dengan lainnya sehingga air tidak menggenang disuatu tempat,” ujar Suhendra melalui pesan singkat.

Sebelumnya, Walikota Serang, Tb Haerul Jaman mengatakan, bahwa dalam mengatasi kemacetan dan banjir di terowongan trondol yang sudah cukup parah. Pemkot Serang tidak hanya diam saja. “Aktivitas pembangunan jalan tembus pun sudah mulai berjalan. Jadi awalnya pada 2016 melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu, dan di lanjutkan pada tahun 2017 dengan pengurukan. Sisanya tahun 2018 dilakukan pengaspalan. Jadi kemacetan dan kebanjiran di terowongan pun bisa terurai,” kata Jaman beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Serang, Roni Alfanto ikut angkat bicara mengenai penguraian kemacetan dan bajir di terowongan trondol. “Seharusnya Pemkot Serang tidak butuh waktu lama dalam mengurai kemacetan di Terowongan trondol. 1 tahun saja menurut saya sudah cukup, apabila Pemkot Serang benar-benar serius,” ungkapnya.

Lanjut Roni, dalam pembangunan jalan tembus itu terdapat rel kereta, jadi jangan sampai lupa untuk memasang palang pintu dan menempatkan petugas untuk berjaga. “Jangan sampai jalan baru nanti memakan korban. Saya mah hanya mengingatkan, karena daerah Unyur adalah Dapil saya. Makanya selalu saya perhatikan,” tandasnya.

Sisi lainya, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Asep Haryawan mengatakan, untuk pembangunan frontage akan segera dibangun di mana kini pihaknya sudah berhasil melakukan pembebasan lahan.

“Aset lahan sudah kami miliki aset, tahun ini DPUPR ada (pembangunan) jembatan kami prioritas pembangunan jembatan dulu, tiga jembatan. Setelah itu baru kami ke jalan (frontage_red),” tutupnya. (FEB).

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *