HISAP TEMBAKAU GORILA PELAJAR DI CILEGON DITANGKAP BNNK


CILEGON, bantenhariini.com – Lima pelajar Sekolah Menengah Atas yang sedang menghisap ganja sintetis atau tembakau gorila di perbukitan Merak, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cilegon.

Petugas menyita satu bungkus plastik yang berisi tembakau gorila dengan berat sekira 3 gram dan  20 butir tramadol, obat daftar G penahan rasa sakit. “Penangkapan kami lakukan setelah ada informasi dari warga bahwa di wilayah itu sering terlihat anak sekolah pada mabuk,” jelas Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Cilegon Wempi Wijaya, Selasa (15/8).

Wempi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap lima pelajar tersebut, dua orang yaitu EF (18) dan G (18) yang duduk di kelas XII yang diduga sebagai pengedar diwajibkan lapor diri, sedangkan ketiga pelajar lainnya dilepaskan karena tidak terbukti.

Wempi mengatakan pihaknya akan menyelidiki peredaran ganja sintetis di wilayah Cilegon dengan sasaran para pelajar. “Kami juga akan menekankan pihak sekolah dalam pengawasan para siswanya,” kata dia.

Untuk mendapatkan obat daftar G di Cilegon ternyata tidak sulit, seorang pengguna obat yang seharusnya diperoleh menggunakan resep dokter itu kepada bantenhariini.com mengungkapkan, obat Tramadol, Dumolid, Kamlet bisa dibeli di salah satu toko obat di wilayah Cibeber. “Gampang Mas, mau obat apa di sana ada. Enngak usah pake resep dokter. Kalau penggemar obat pasti taulah tempatnya,” ujar pemuda yang namanya minta dirahasiakan. (Pupu)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *