Gizi Buruk Hantui Kota Serang, Syafrudin Marah-marah


Gizi Buruk Hantui Kota Serang, Subadri Usuludin Marah-marah

SERANG, bantenhariini.com – Masih banyaknya kasus penderita gizi buruk dan stunting di Kota Serang sampai Akhir April tahun 2019 ini, membuat Walikota Serang, Syafrudin naik pitam.

Syafrudin mengatakan, banyaknya aduan dan keluhan dari masyarakat Kota Serang kepada dirinya pribadi, karena dipersulit saat mereka berobat. Membuat dirinya sangat terganggu, dan kesal mendengarnya.

“Seharusnya masyarakat yang terkena penyakit itu diperioritaskan terlebih dahulu, karena ini kasus serius. Jangan hannya saya saja diperioritaskan,” kata Syafrudin dengan nada tinggi dalam sambutannya, di acara Rapat Koordinasi Peningkatan Status Gizi Dan Kesehatan Anak Kota Serang, di Hotel Horizon, Jalan Raya Kebun Jahe, Selasa (30/4/2019).

Pada kesempatan itu pun, Syafrudin meminta, kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang untuk cepat tanggap, dalam menangani aduan dari masyarakat dipersulit saat berobat ke Puskesmas maupun Rumah Sakit.

“Karena memang saat ini pelayanan dari Puskesmas dan Rumah Sakit tidak efektif, dan menjadi persoalan yang harus diperbaiki oleh Pemerintah Kota maupun instansi terkait,” tegasnya.

Untuk diketahui, data dari Dinkes Kota Serang, Penderita Stunting di Kota Serang sebanyak 2.542, dan saat ini kondisinya sudah kronis. Sedangkan, penderita gizi buruk sendiri berjumlah 100 balita di tahun 2019 ini.

Bahkan, Penderita Gizi buruk yang sudah meninggal saat ini ada 10 orang, ditahun 2018 ada 4 balita, dan tahun 2019 ada 6 balita. Semuanya tersebar di seluruh Kota Serang. (FEB)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *