TANGERANG,bantenhariini.com-Kepedulian akan ekosistem lingkungan kembali ditunjukan mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang, Jumat (8/12/2017). Mereka memperotes rencana pesisir Kulon Progo, Yogyakarta, yang dijadikan New Yogyakarta International Airport (NYIA) oleh PT Angkasa Pura 1 lantaran telah merusak lingkungan setempat.
Aksi protes mereka dilakukan dengan teaterikal. Seperti memakai atribut petani dan menampilkan kondisi alam Kulon Progo yang rusak. Aksi puluhan mahasiswa itu dengan berjalan kaki dimulai dari Kampus Unis sampai ke Tugu Adipura di Babakan. Aksi itu pun mengundang perhatian setiap pengendara lewat.
Koordinator aksi Abel mengatakan, proyek tersebut menyebabkan konflik berkepanjangan. Hingga saat ini, konflik tersebut masih terjadi. Pihaknya menilai dari pembangunan proyek tersebut telah menyebabkan terjadinya perampasan ruang hidup dan penghidupan. “Perusakan ekosistem, penghancuran cagar budaya, kehancuran tatanan sosial dan pelanggaran hukum,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya mendukung perjuangan warga di Kulon Progo yang hendak mempertahankan tanahnya serta menjaga kelestarian alam.
Diinformasikan pada 25 Januari 2011, pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Badan Usaha Milik Negara PT Angkasa Pura I bersepakat dalam kerjasama dengan investor asal India, GVK Power & Infrastructure, untuk pembangunan megaproyek bandara internasional di pesisir Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang bernama New Yogyakarta International Airport. (setia)
Gelar Teatrikal, Mahasiswa Unis Tolak New Yogyakarta International Airport

0 Comments