Dispar Banten Bina Pengelola Homestay


SERANG, bantenhariini.com – Dinas Pariwisata Provinsi Banten terus melakukan upaya peningkatan sumber daya manusia masyarakat Banten yang berkecimpung di Industri Pariwisata. Salah satunya dengan melakukan pembinaan Model Pengelolaan rumah singgah atau homestay yang berada di sekitar destinasi wisata di provinsi Banten.

Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan peluang yang ada seperti KEK Tanjung lesung yang ditetapkan sebagai 10 Destinasi prioritas nasional. “Kita tidak boleh berpangku tangan, melihat Tanjung Lesung yang ditetapkan sebagai KEK Pariwisata, agar dimanfaatkan dengan baik,” kata Eneng saat membuka acara Pembinaan Model Pengelolaan Homestay di Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (23/05/2017).

Eneng menambahkan, pengelola home stay perlu menginformasikan berbagai destinasi wisata yang ada di Banten, sehingga semakin banyak destinasi wisata yang dikenal oleh pengunjung. “Banten punya banyak destinasi wisata, dan semua itu mesti diinformasikan secara detail, dan dikemas dengan baik,” paparnya.

Enang juga mengingatkan kepada. para pengelola home stay agar mempertahankan kearifan lokal yang ada di daerahnya, namun tetap memerhatikan kenyamanan wisatawan dengan memberikan pelayanan terbaik seperti fasilitas amenitas. “Kearifan Lokal, jangan dihilangkan, tapi harus diperhatikan kebersihannya, toiletnya bersih , ventilasinya bagus, ” ujarnya.Di tahun 2017, pemerintah pusat berencana membangun 2000 Desa Wisata di Indonesia. Salah satunya di Provinsi Banten yang akan dibangun sedikitnya 5 Homestay di setiap desa,  hal tersebut perlu dimanfaatkan dengan baik. Eneng berharap para pengelola homestay terus berinovasi sehingga mampu berkembang dengan baik. “Jangan berhenti berinovasi dan homestaynya terus berkembang,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diiukuti oleh berbagai pengelola homestay dan pengelola desa wisata yang ada di berbagai daerah di provinsi Banten seperti, Desa wisata sawarna, Banyu Biru, hingga pengelola homestay di kawasan Baduy. (Anda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *