Dinilai Boros, Anggaran Mamin Kegiatan Pemprov Banten Dipangkas


SERANG, bantenhariini.com – Anggaran makan dan minum (mamin) untuk setiap kegiatan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dipangkas. Hal tersebut berdasarkan pemantauan setiap kegiatan yang banyak ditemukan mamin yang terbuang percuma.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, AL Muktabar, saat ditemui di aula Sekretariat Daerah (Setda) Banten, di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Jumat (28/6).

AL Muktabar menjelaskan, bahwa mamin dalam kegiatan rapat telah menyedot anggaran APBD Pemprov Banten. Maka itu, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melakukan efisiensi sebagai penghematan.

“Ini pun setelah dilakukan pemantauan di setiap kegiatan rapat banyak ditemukan mamin terbuang percuma. Maka saya meminta kepada semua OPD untuk mengurangi jatah mamin dalam kegiatan rapat, berdasarkan hasil pengawasan dan pemantauan banyak mamin terbuang,” jelasnnya.

AL Muktabar juga menjelaskan, bahkan mamin hanya dapat menimbulkan penumpukan sampah di Banten, dan beban anggaran bagi Pemerintah. “Saya melihat konsumsi dalam kegiatan rapat OPD tak maksimal, sehingga banyak mamin yang tersisa dan terbuang percuma. Sehingga menjadi tumpukan sampah yang berserakan di KP3B,” tegasnnya.

Di tempat berbeda, Gubernur Banten, Wahidin Halim menambahkan, efisiensi anggaran pengadaan mamin jangan sampai mengeruk APBD, sehingga OPD harus melakukan pemangkasan terhadap pengadaan Mamin.

Apalagi, Kata WH, pengadaan Mamin dalam kegiatan rapat OPD Pemprov Banten bisa terbilang pemborosan, sehingga perlu dilakukan pengurangan. Agar anggaran yang dikeluarkan untuk mamin tidak terlampau besar dan memberatkan APBD.

“Maka itu, ke depan kita ingin mamin ini menggandeng pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Banten. Supaya uang Negara tidak habis dengan cuma-cuma,” tandasnnya.

Sedangkan hingga kini, Biro Umum Pemprov Banten belum dapat dikonfirmasi mengenai berapa persen pemangkasan anggaran mamin di Pemprov Banten. (FEB)

 

 

 

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *