TANGERANG, bantenhariini.com – Pemerintah Kota Tangerang mengimbau kepada bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan bertarung memperebutkan suara pada pemilihan legislatif (pileg) mendatang tidak menggunakan pohon sebagai sarana sosialisasi.
Kepala Bidang pertamanan dan Dekorasi Pada dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Tngerang Tihar Sopian mengatakan, saat ini sudah ada peraturan walikota (Perwal) yang melarang perorangan, golongan atau lembaga merusak setiap pohon baik yang ada tertanam di tiap taman maupun di luar taman yang ada di seluruh wilayah Kota Tangerang.
“Dengan menancapkan paku atau diikat di pohon otomatis sama saja dengan merusak tanaman atau pohon, sudah ada peraturan yang mengatur hal itu,” katanya, Kamis (2/8/2018).
Ia menuturkan, saat ini pihaknya telah membentuk tim yang setiap harinya berpatroli mencari alat sosialisi yang sengaja dipasang pada setiap pohon yang ada di Kota Tangerang.
“Petugas sudah ada berjumlah 14 orang, mereka setiap harinya dibagi menjadi dua bagian yaitu timur dan barat untuk menyisir spanduk – spanduk yang ditancapkan di pohon,” jelasnya.
Dari catatan yang dimilikinya, selama kurun satu tahun belakangan, pihaknya telah menyita tidak kurang dari 34 ribu lembar alat sosialisasi yang ditancapkan di pohon.
“Kita semua tau kalau Kota Tangerang adalah kota seribu jasa, maka tidak heran banyak spanduk penawaran yang pengusaha tampilkan di setiap sudut kota akan tetapi kita tidak akan mentolelir hal itu tetap kita sita spanduk mereka,”jelasnya.
Ia mengaku, saat ini pihaknya telah melayangkan surat edaran yang ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang, Panwaslu dan ke seluruh unsur pemerintahan mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja dan seluruh kecamatan yang ada di Kota Tangerang tentang larangan tersebut.
“Diharapkan melalui surat tersebut kesadaran caleg yang nanti bertarung memperebutkan suara dapat lebih optimal, karena saat ini kita tengah gencar-gencarnya menciptakan kenyamanan bagi warga Kota Tangerang dengan membangun dan merawat setiap pohon maupun tanaman,” tukasnya.
Untuk itu ia berharap bagi para calon wakil rakyat tersebut dapat lebih bijak dalam berkampanye dengan tidak merusak pohon maupun taman yang menjadi kebanggaan warga kota Tangerang.
“Masih ada medsos, lebih efektif kayaknya pakai medsos dibandingkan pakai pohon,” katanya.(Setia)

0 Comments