SERANG, bantenhariini.com – Usai arus mudik lebaran 2019, PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, akan melakukan evaluasi untuk Dermaga Eksekutif dan juga program manifes. Ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pemudik di tahun berikutnya.
Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Ira Puspadewi, saat ditemui di depan kantornya, Minggu (2/6).
Ira Puspadewi menjelaskan, awal diterapkanya program manifes untuk percepatan pelayanan kepada pemudik, agar tidak mengantre terlalu panjang. Walaupun pada akhirnya, kata Ira Puspadewi, masih terdapat pemudik yang tidak membawa E-KTP untuk melengkapi data penyebrangan. “Makanya tahun depan kita akan usahakan agar terdapat mesin tambahan untuk membantu kelengkapan data pemudik yang tidak membawa E-KTP,” ungkapnya.
Lanjut Ira Puspadewi, program manifes yang dicanangkan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry cabang merak telah sesuai dengan regulasi dan kajian yang matang. Karena dengan program manifes data pemudik akan masuk kedalam data real time dan data asuransi.
“Ini karena untuk mengantisipasi apabila terdapat kecelakaan kapal. Makannya kita persiapkan semua, agar pemudik bisa aman dan nyaman menyebrang ke Pelabuhan Baukauni Lampung,” kata Ira Puspadewi yang akrab di sapa Ibu Ira.
Tidak hanya itu, masih kata Ira, Dermaga Eksekutif juga akan dilakukan evaluasi setelah arus mudik lebaran 2019, karena Dermaga Eksekutif ini pertama kali dibuka dan difungsikan pada tahun 2019. “Kita akan lakukan evaluasi untuk Dermaga Eksekutif sebagai peningkatan pelayanan yang maksimal kepada pemudik di Pelabuhan Merak,” jelasnya.
Ira mengaku, Dermaga Eksekutif ini sangat mengedepankan pelayanan dan kenyamanan kepada pemudik, sehingga semua fasilitas disediakan. Mulai dari tempat bermain anak, tempat menyusui, ibu hamil, hingga toilet yang menyerupai hotel bintang 4.
Bahkan, kata Ira, Dermaga Eksekutif memakai kapal yang begitu cepat, dan hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni Lampung. “Semua aspek kita perhatikan. Bahkan Dermaga Eksekutif telah berdasarkan kajian ekonomi dan kepentingan publik,” terangnya.
Kemudian, Ira menerangkan, Dermaga Eksekutif juga telah berdasarkan rekomendasi Kementerian Perhubungan dan sudah memenuhi syarat minimum. “Tapi tetap akan kita lakukan evaluasi, sebagai peningkatan pelayanan kepada pemudik,” tandasnnya.
Seperti diketahui, untuk harga tarif penumpang dewasa di Dermaga Eksekutif dikenai biaya sebesar Rp50.000. Sedangkan harga tiket untuk anak, seharga Rp34.000. (FEB)

0 Comments