Danone Indonesia Latih Isi Piringku dan Pola Asuh kepada Guru TK di Tangsel


TANGSEL, bantenhariini,id – Danone Indonesia bersama LPM EQUATOR dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan menggelar Kampanye Edukasi Gizi “Isi Piringku” di Kota Tangerang Selatan. Sosialisasi Isi Piringku dan Pola Asuh di Gedung Puspitek ini diikuti oleh 360 guru PAUD/TK/RA dari 91 PAUD dan 89 TK/RA. Turut hadir ahli yang kompeten sebagai narasumber seperti Prof. Dr. Ir. Siti Madanijah, MS Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB, Dr. Nita Priyanti, M.Pd, dan Cici Murniasih, M.Pd sebagai Praktisi PAUDsertaRahmi Khalida, S.Gz, M.Si dari LPM EQUATOR.

Ketua LPM EQUATOR Rimun Wibowo menjelaskan, sosialisasi ini akan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan kepada para peserta. “Kami menyadari masih banyak PAUD dan TK yang belum tersentuh oleh kegiatan sosialisasi dan training ini. Namun demikian dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan pemicu agar anak-anak usia 4 hingga 6 tahun di Tangerang Selatan memiliki kebiasaan pola makan sesuai dengan prinsip gizi seimbang,” kata Rimun.

Kebiasaan itu diharapkan mendorong pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan yang diharapkan, menjadi anak yang cerdas, menuju Kota Tangerang Selatan Hebat. “Masalah gizi di Indonesia merupakan hal yang sangat kompleks dan penting untuk segera diatasi. Terutama karena Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai permasalahan gizi paling lengkap, dengan 3 permasalahan gizi sekaligus, yaitu stunting, wasting, dan overweight atau obesitas,” ujar Rimun.

Ditambahkan Rimun, Permasalahan gizi merupakan dampak yang disebabkan oleh pola makan dan penyakit. Pola makan dan menjaga diri dari penyakit, merupakan hasil dari kebiasaan perilaku sejak usia dini. Untuk itu penting untuk memberikan pendidikan dan pembiasaan yang benar dalam aktivitas konsumsi makan dan menjaga kesehatan, pada anak-anak usia dini. “Salah satu wahana edukasi gizi anak usia dini yang cukup efektif adalah melalui sekolah PAUD atau TK. Seperti yang sudah diketahui bahwa PAUD dan TK merupakan sekolah pertama bagi anak dan periode tersebut sangat baik untuk mengedukasi tentang gizi,” ungkapnya.

Pendidikan dan pembiasaan yang benar dalam pola makan dan menjaga kesehatan, pada anak-anak usia dini, bukan menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun keluarga dan masyarakat. Menindaklanjuti program Edukasi Gizi “Isi Piringku” 4-6 Tahun yang diinisiasi oleh Danone Indonesia sejak tahun 2017, LPM EQUATOR sebagai mitra program turut berperan aktif dalam upaya ini, melalui kegiatan edukasi di Tangerang Selatan.

Program Kampanye Edukasi Gizi “Isi Piringku” merupakan kegiatan training Isi Piringku untuk para guru PAUD, dilanjutkan dengan pembelajaran Isi Piringku oleh para guru PAUD kepada siswa PAUDserta kepada orang tua siswa dalam forum parenting, dengan pendampingan dari Tim LPM Equator.

KampanyeEdukasi Gizi “Isi Piringku” memperkenalkan konsep gizi seimbang untuk anak usia 4-6 tahun. Komposisinya sudah disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak usia 4-6 tahun yaitu energi 1600 kkal, protein 35 g, lemak 62 g, karbohidrat 220 g, serat 22 g dan air 1500 ml. Komposisi gizi ini sebaiknya dikonsumsi dalam 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan dalam sehari. Selain komposisi makan yang sudah sesuai dengan AKG, kampanye edukasi gizi isi piringku mengajak anak usia 4-6 tahun minum air putih sebelum, ketika atau setelah makan serta cuci tangan sebelum dan sesudah makan. (Sukanda)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *