Cilegon Jadi Tuan Rumah Pelatihan Ardex ke-18 Tingkat Asean


CILEGON, bantenhariini.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kegiatan Pra Latihan Ardex ke – 18 di The Royal Krakatau Kota Cilegon. Kegiatan itu digagas guna mengantisipasi penanggulangan bencana alam dan bencana Industri di Kota Cilegon, Selasa, (30/10/2018).

Wakil Direktur Latihan (Wadirlat) CPX dan FTX Bagus Tjahjono menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan kapasitas respon kolektif asean melalui kepemimpinan Nasional peningkatan regional dan dukungan International. “Para peserta Ardex ini akan membekali masyarakat dalam kesiap siagaan dalam menghadapi bencana, apabila terjadinya bencana, seperti bencana alam maupun bencana Industri,” kata Bagus kepada wartawan, saat ditemui disela-sela kegiatan Pra Pelatihan tersebut.

Bagus mengungkapkan kegiatan yang akan dilakukan selama 4 hari tersebut merupakan peringatan untuk seluruh masyarakat di Kota Cilegon.  “Tidak menutup kemungkinan akan terjadi bencana, mengingat di Banten ini memiliki sejarah bencana alam yang cukup besar,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wadirlat TTX di BNPB Medi Herlianto mengatakan kegiatan Ardex tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan seluruh masyarakat agar mereka lebih paham dan mengerti apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana alam. “Dalam memberikan pemahaman kesiap siagaan terhadap masyarakat dalam menghadapi bencana, dapat dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Maka dari itu pihaknya berharap semua pihak dapat mendukung kegiatan Pelatihan Ardex, yang akan melibatkan Peserta mulai dari tingkat keluarga, Kelompok Desa, Kecamatan, hingga tingkat Kota dan Provinsi. “Dengan adanya kegiatan pelatihan Ardex ini, semoga semua pihak dapat mendukung mengingat pelatihannya akan dilakukan mulai dari tingkat Keluarga, Kelompok Desa, Kecamatan hingga Kota dan Provinsi,” terangnya.

Medi menekankan akan pentingnya pelatihan Ardex tersebut, karena keselamatan manusia pada saat peristiwa bencana terjadi. keselamatan Individu bukan tergantung terhadap orang lain,  namun keselamatan tersebut dapat terjadi dari Individunya itu sendiri. “Untuk menumbuhkan kesiap siagaan dalam menghadapi bencana tersebut, saya meminta kepada pihak Pemerintah Daerah agar dapat melakukan pelatihan ardex secara terus menerus. Terutama kepada anak-anak sekolah, karena anak sekolah merupakan generasi penerus yang akan nenyampaikan informasi keselamatan kepada keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (Rohman)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *