CILEGON, bantenhariini.com – Mbah Marni Nenek asal Kota Semarang yang hidup sebatang kara yang tingal di sebuah Gubug yang berada di Kawasan Industri PT. Krakatau Steel Kota Cilegon dipulangkan oleh Camat Purwakarta Kota Cilegon.
Kepala Kecamatan (Camat) Purwakarta Balukia Iqbal mengatakan bahwa dipulangkanya Mbah Marni tersebut untuk mempertemukan Mbah Marni dengan pihak Keluarganya agar mbah marni mendapatkan kehidupan lebih layak bersama keluarganya. “Kita pulangkan mbah Marni biar kehidupan Mbah Marni bisa lebih layak lagi dan dapat hidup bersama Keluarganya,”ujar Baluqia saat ditemui dikantornya, Selasa, (2/10/2018).
Balukia mengungkapkan bahwa, Mbah Marni sudah lama tinggal sebatang kara di gubug tersebut, dan tidak ada satupun Keluarga yang menemani Mbah Marni di Kota Cilegon. “Disini mbah Marni tinggal di Gubug sendirian ga ada satu keluargapun yang menemani,”jelasnya.
Menurut Baluqia bahwa, dipulangkanya Mbah Marni dari Kota Cilegon ke Kota Semarang tersebut merupakan inisiatif dari warga yang berada di kampung, agar mbah Marni dapat hidup dengan layak bersama Keluarganya di kumpung halamanya . “Melihat mbah Marni hidup sebatang kara, merasa kasihan jadi warga berinisiatif memulangkan mbah Marni ke Kampung Halamanya di Semarang agar dapat berkumpul bersama keluarganya,”terang Baluqia.
Adapun dalam memulangkan Mbah Marni, lanjut Baluqia, pihaknya mengaku terus berkordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kota Cilegon dan Dinas Sosial yang berada di Semarang. “Kami lakukan kordinasi dengan Dinsos Kota Cilegon dam Dinsos Kota Semarang agar mbah Marni dalat pulang ke Kampung halaman dan dapat berkumpul bersama Keluarganya,”ucapnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap, semoga kepulangan mbah Marni dapat diterima Keluarganya dengan baik dan dapat merawat mbah Marni dengan baik dan layak. “Semoga keluarga mbah Marni yang disemarang dapat menerima kepulangan Mbah Marni dan dapat dirawat dengan baik,”pungkasnya. (Rohman)

0 Comments