SERANG, bantenhariini.com – Menjelang datangnya bulan suci ramadhan 1440 H, persediaan stok beras untuk Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon Sub Drive Bulog Serang menyatakan aman.
Kepala Sub Divre Bulog Serang, Renato Horison menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya mempunyai stok beras sebanyak 7.750 ton, yang artinya persediaan beras dari awal ramdhan sampai lebaran tidak bakal habis.
“Stok beras aman sampai lebaran, dan ini hasil pantauan kami. Apalagi sedang memasuki musim panen,” ungkap Renato kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).
Retno juga melanjutkan, Sub Drive Bulog Serang sudah melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) ditiga wilayah tersebut dari bulan Januari sampai awal bulan April 2019.
“Karena kita ingin menjaga ketersediaan dan stabilisasi beras medium di setiap Pasar yang ada di Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Industri, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperdaginkop) Kota Serang, Ahmad Benbela menambahkan, Persediaan beras di Kota Serang dinyatakan aman, karena sampai saat ini juga belum ada kenaikan harga. Akan tetapi, Ahmad Benbela mengaku, khawatir saat masuk bulan suci ramadhan akan ada kenaikan beras.
“Untuk saat ini harga beras masih terbilang aman, dan kita akan terus memantaunnya,” ungkapnya.
Lanjut Ahmad Benbela, untuk harga bersa sampai saat ini masih normal. Yaitu, Beras IR X 1 dengan harga Rp 11 ribu perkilo, IR X 2 Rp 10 ribu perkilo dan IR X 3 Rp 9 ribu perkilo.
“Semuannya hanya berselisihnya seribu rupiah, dan belum ada kenaikan,” tegasnya.
Jika ada kenaikan, masih kata Ahmad Benbela, pihaknya siap melakukan operasi pasar, agar bisa menjadi stabil kembali. “Kalau ada penjual beras yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) akan ditindak dan berikan peringatan,” tandasnya. (FEB)

0 Comments