SERANG, bantenhariini.com – Untuk meningkatkan promosi wisata yang optimal kepada publik terkait ragam wisata dan budaya daerah, Dinas Pariwisata Provinsi Banten mewajibkan pencantuman atau branding Pesona Indonesia di setiap kegiatan. “Branding sangat membantu kita dalam mempromosikan dan membangun potensi wisata yang dimiliki. Pada aplikasinya, senantiasa bisa menggunakan platform branding tersebut dengan baik dan benar,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, saat menyampaikan sambutan pada acara Sosialisasi Branding Pesona Indonesia di Kota Serang, Rabu (14/6).
Eneng menjelaskan, mitra daerah yang diharapkan dapat mengangkat potensi wisatanya bisa terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam menggencarkan promosi wisata. Banten juga memiliki slogan Exciting Banten untuk mempromosikan wisata Banten. “Pelaku industri pariwisata saat ini sudah melakukan promosi wisatanya dengan cara digitalisasi sehingga bisa lebih memberikan efek yang maksimal bagi perkembangan wisata. Selain itu, peran komunitas Generasi Pesona Indonesia Banten juga sangat membantu pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Tim Percepatan Pariwisata Halal Budi Rianto Binol mengatakan, branding yang merupakan jenis kegiatan yang dikomunikasikan kepada publik dengan menunjukan identitas lembaga. “Brand akan membantu hubungan emosional, meningkatkan loyalitas serta memberi platform untuk menyampaikan pesan dari produk yang ditawarkan,” jelasnya.
Budi menambahkan, Brand yang juga merupakan prinsip pengaturan utama yang paling efektif untuk bisnis dan bisa mendorong performa, budaya, pengalaman dan aksi. Budi menghibau, agar sinergi brand dan branding pesona indonesia dapat dilakukan di semua stakeholder kepariwisataan. “Dengan memperhatikan warna yang sesuai, supergrafik yang sama dan logo yang tepat kami harap dinas dan instansi terkait bisa menerapkannya sesuai dengan baik. Banten sudah sangat bagus memiliki branding daerah Exciting Banten yang bisa mengenalkan pesona wisata secara efektif,” tegasnya.
Acara yang diikuti oleh 70 peserta tersebut, diisi kunjungan pada destinasi wisata di daerah Kota Serang seperti Museum Negeri Provinsi Banten, Kaibon, vihara dan Spelwijck. (Anda)

0 Comments