JAKARTA, bantenhariini.id – Dalam rangka ulang tahun yang ke-42, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJAMSOSTEK) menggandeng Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta untuk meyelenggarakan Lomba Foto Jurnalistik dengan tema “Tumbuh Maju Bersama Pekerja Indonesia”.
Lomba yang diperuntukkan bagi insan pewarta foto media massa di seluruh Indonesia tersebut berlangsung sejak tanggal 5-21 November 2019.“Lomba ini kami selenggarkan sebagai bentuk apresiasi dari BPJAMSOSTEK kepada para jurnalis, khususnya pewarta foto karena melalui karyanya mereka ikut mengedukasi masyarakat terkait manfaat dan pentingnya memiliki perlindungan dari BPJAMSOSTEK,” ucap Direktur Umum & SDM BPJAMSOSTEK Naufal Mahfudz di sela-sela acara awarding lomba foto jurnalistik tahun 2019 Jumat (6/12).

Hingga batas akhir pengumpulan, tercatat lebih dari 1000 karya foto yang ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, namun hanya 599 foto yang lolos seleksi administrasi dan berhak maju ke tahap penjurian. Juri memilih 42 karya terbaik yang terdiri dari 3 juara dan 39 pameris. Jumlah tersebut sengaja dipilih karena mewakili usia BPJAMSOSTEK di tahun 2019 ini. Penjurian dilakukan langsung oleh 3 dewan juri yang terdiri dari Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK Naufal Mahfudz, Fotografer Agence France Presse (AFP) Adek Berry, dan Fotografer Associated Press (AP Photo) Tatan Syuflana.
Dari hasil penjurian tersebut keluar sebagai juara pertama yaitu Mushaful Imam dari fornews.co dengan karya fotonya yang memperlihatkan para pekerja sedang melakukan perawatan jam raksasa yang terletak di atas tiang Jembatan Ampera, Palembang. Dalam captionnya, Mushaful menuliskan bahwa pekerjaan dengan tingkat risiko yang tinggi tersebut wajib memiliki perlindungan jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK.

Untuk juara kedua, juri sepakat memilih foto hasil karya Heru Haryono dari Okezone.com. Dalam fotonya, heru berhasil menangkap momentum saat salah satu perserta BPJAMSOSTEK berlatih menggunakan prothese berupa kaki palsu. Dalam captionnya, Heru menjelaskan bahwa peserta BPJAMSOSTEK yang bernama Juaris Manto mengalami kecelakaan kerja, hingga mengakibatkan kaki kanannya harus diamputasi. Namun harapan Juaris untuk berjalan, mampu terwujud berkat bantuan kaki palsu dari BPJAMSOSTEK yang merupakan salah satu manfaat dari Jaminan Kecelakaan Kerja Return to Work.
Di posisi selanjutnya, juri kompak memutuskan karya dari pewarta foto Antara yaitu Hafidz Mubarok untuk menjadi juara ketiga. Hafidz mampu mengabadikan tiga orang pemedam kebakaran yang tengah berjibaku memadamkan api yang membakar kapal-kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru Jakarta. Pemadam kebakaran merupakan salah profesi yang sangat berbahaya dan berpotensi besar mengalami kecelakaan kerja, oleh karena itu mereka wajib terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar aman dalam bekerja dan keluarga merasa tenang.
Penyerahan hadiah dilakukan secara langsung oleh Direktur Umum & SDM Naufal Mahfudz di Kantor Pusat BPJAMSOSTEK yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pembukaan pameran foto. “Saya mewakili Direksi dan seluruh manajemen BPJAMSOSTEK mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan perhatian seluruh pewarta foto yang sudah mengirimkan karya terbaiknya untuk diikutsertakan dalam lomba ini. Saya berharap kedepannya kegiatan ini dapat terus terlaksana, sehingga kerjasama dan hubungan baik ini akan terus terjaga,” tutup Naufal. (Sukanda)

0 Comments