TANGERANG, bantenhariini.com – Belasan lapak pedagang kaki lima (PKL) menempati saluran air Jalan Wahid Hasyim di Kelurahan Kreo, Larangan, Kota Tangerang. Lapak PKL itu berjualan buah-buahan hingga rokok.
Kondisi itu sudah berlangsung lama. Diketahui kelurahan dan kecamatan.Namun belum mampu diatasi. “Itu mah sulit bila kelurahan yang turun,” kata Sekertaris Kelurahan Kreo Nawawi.
Nawawi mengatakan, untuk menertibkan lapak PKL perlu turun petugas Kententraman dan Ketertiban (Trantib) kecamatan dan satuan polisi (Satpol) pamong praja (PP). Selain itu mengawasi di lokasi setiap saat.
Sementrara, Kasi Trantib Kecamatan Larangan M Sapriyansyah mengatakan, pihaknya memang yang harus mengawasi keberadaan PKL itu. Supaya mereka berdagang tidak menimbulkan kemacetan, banyak sampah bahkan ada genangan. “Namun untuk eksekusi penertiban oleh Satpol PP,” katanya.
Ia menjelaskan, bila penertiban oleh trantib bakal kurang maksimal. Di antaranya jumlah petugas yang masih minim.Kalau oleh tim gabungan bisa Satpol PP dan lainnya.
Pantauan bantenhariini.com, Jumat (6/4/2018) pagi, kesemrawutan kendaraan terjadi di Jalan Wahid Hasyim yang banyak PKL.Ini lantaran sejumlah angkot ikut ngetem di lokasi itu. Kemacetan pun tidak terhindarkan sampai pertigaan Jalan Wahid Hasyim dan Jalan HOS Cokroaminoto.(setia)

0 Comments