Banten Raih 2 Penghargaan dari Menteri Sosial


Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Ino Sutisno Rawita saat menerima penghargaan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam acara Penganugerahan Penghargaan Menteri Sosial kepada Penggiat Upaya Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia tahun 2016, di Jakarta, Selasa (4/10). foto : Rama
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Ino Sutisno Rawita saat menerima penghargaan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam acara Penganugerahan Penghargaan Menteri Sosial kepada Penggiat Upaya Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia tahun 2016, di Jakarta, Selasa (4/10). foto : Rama
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Ino Sutisno Rawita saat menerima penghargaan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam acara Penganugerahan Penghargaan Menteri Sosial kepada Penggiat Upaya Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia tahun 2016, di Jakarta, Selasa (4/10).
foto : Rama

JAKARTA – Provinsi Banten memperoleh 2 penghargaan saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jakarta, Selasa (4/10). Penghargaan pertama diberikan kepada Gubernur Banten Rano Karno atas kepedulian dan pengabdiannya dalam upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia. Penghargaan ke dua, diperoleh Kelompok Lumintu di Kota Tangerang yang melakukan pemberdayaan masyarakat usia lanjut.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Ino Sutisno Rawita menilai, penghargaan tersebut pantas diberikan kepada Rano Karno. Sejak kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Banten telah melakukan banyak program dan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia. “Penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Sosial telah melalui proses yang panjang. Kami tidak akan menerima penghargaan ini jika baru kemarin menjalankan program yang mengakomodir masyarakat lanjut usia,” ujar Ino, usai mewakili Rano Karno untuk menerima penghargaan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Ino mengungkapkan, pihaknya sangat memperhatikan lansia dan memberikan perlindungan khusus bagi mereka. Semua lembaga di Provinsi Banten telah diwajibkan oleh Gubernur untuk memberikan pelayanan khusus dan memperoleh banyak kemudahan. “Kami membuka selebar-lebarnya pintu Balai Perlindungan Khusus bagi lansia yang membutuhkan. Mitra-mitra yayasan yang bekerjasama dengan kami juga selalu siap untuk memberikan pelayanan bagi lansia yang telantar,” kata Ino.

Dalam acara Penganugerahan Penghargaan Menteri Sosial kepada Penggiat Upaya Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia tahun 2016  tersebut, Rano Karno dinilai berkomitmen dalam memberikan pelayanan sosial terbaik kepada masyarakat. Program Pemprov Banten yang melibatkan SKPD di Banten juga dinilai positif dan melakukan berbagai inovasi.

Sementara itu, Kelompok Lumintu mendapat penghargaan karena melakukan pemberdayaan  lansia melalui ekonomi kreatif dan program daur ulang.  Setiap hari, puluhan lansia datang ke workshop yang berada di kawasan Ciledug  tersebut untuk mengambil bahan yang akan dijadikan produk daur ulang. “Kami memanfaatkan limbah industri dan rumah tangga agar dapat digunakan kembali. Sejak sekitar 20 tahun lalu. Kegiatan yang dilakukan oleh lansia tersebut diharapkan dapat memberi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga lingkunga,” ungkap Pembina Lumintu Slamet Riyadi. (Rama)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *