Banten Perlu Waspadai Penyebaran Virus Corona


bantenhariini.id – Dunia kesehatan di gemparkan dengan mewabahnya Virus Korona. Virus ini pertama kali ditemukan di China tepatnya Kota Wuhan. Virus jenis ini biasanya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, khusus kasus ini, penularan terjadi dari manusia ke manusia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ada beberapa virus Corona yang diketahui beredar pada hewan dan belum ditularkan ke manusia.

Melihat kondisi ini, Provinsi Banten harus mewaspadai penyebaran virus Korona tersebut karena di provinsi ini ada Bandara Soekarno – Hatta tempat bertransmigrasinya manusia terutama rute penerbangan China-Indonesia. Serta lokasi yang sangat strategis dengan kota-kota besar seperti Jakarta dan Jawa Barat.

Meskipun belum ditemukan vaksin dari virus ini, beberapa pencegahan bisa dilakukan seperti do beberapa lokasi seperti Jakarta dan bandara Adi Sutjipto. Pencegahan tersebut dilakukan dengan cara scanning suhu tubuh pada setiap manusia dengan menggunaka alat body thermal.

Jika ditemukan suhu tubuh manusia diatas 38 derajat celcius maka alat itu akan memberi tanda merah dan akan dilakukan Isolasi dan diberikan penanganan.

Bagaimana kasus ini bermula?

Dikutip dari Tirto.id, Ramy Inocencio dari CBS News bercerita bagaimana penduduk Wuhan, sebuah kota di Cina dengan penduduk 11 juta orang, geger setelah banyak orang serentak jatuh sakit setelah mengunjungi pasar grosir makanan laut Hua Nan. Jumlah penderita meningkat cepat. Anehnya, sebagian besar dari mereka tak pernah mengunjungi pasar.

Pasar tersebut akhirnya ditutup pada 1 Januari 2020 untuk sanitasi dan desinfeksi. Sepanjang 31 Desember 2019 sampai 5 Januari 2020, 59 orang dirawat di rumah sakit dengan gejala pneumonia–infeksi pada jaringan dan kantung udara di paru-paru. 7 orang di antaranya kritis, 2 lain meninggal pada 16 dan 17 Januari. Jumlah korban jiwa mencapai 9 orang pada Rabu (22/1/2020).

Pangkal musababnya akhirnya diketahui: Novel Coronavirus (2019-nCoV), jenis virus baru yang satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS. Orang yang terinfeksi virus ini akan memiliki gejala mirip pneumonia. Presiden Cina Xi Jinping, dalam komentar publik pertamanya tentang wabah tersebut, mengatakan para korban itu benar-benar “terkontaminasi” Corona.

Virus jenis ini biasanya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, khusus kasus ini, penularan terjadi dari manusia ke manusia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ada beberapa virus Corona yang diketahui beredar pada hewan dan belum ditularkan ke manusia. WHO mengatakan akan mengadakan pertemuan darurat di Jenewa, Swiss, untuk menentukan apakah wabah ini perlu ditingkatkan ke level darurat. (AM)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *