GARUT, Bantenhariini – Banjir bandang menerjang Kampung Ciloa, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2021). Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur sejang siang.
“Ya benar, ada banjir bandang di Desa Sukamukti Kecamatan Sukawening,” Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Hadi Rahmat.
Hadi mengaku masih belum dapat memberikan informasi lanjutan terkait dampak banjir bandang tersebut. Sebab saat ini masih dalam proses pengumpulan informasi di lapangan.
“Kabarnya ada satu jembatan penghubung desa terputus, tapi masih harus dicek lagi. Sekarang masih proses asesmen di lapangan, nanti dikabari lagi,” tuturnya.
Selain di Desa Sukamukti, banjir bandang tersebut dikabarkan melanda kawasan Desa Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Diketahui, sebanyak 335 KK terisolir dengan 42 orang lanjut usia, 25 ibu hamil, 48 balita, 1 orang berkebutuhan khusus. Selain itu, terdapat 5 KK yang telah melakukan evakuasi mandiri ke rumah saudara terdekat.
Hal ini juga memengaruhi aktivitas belajar mengajar yang membuat sejumlah siswa tidak dapat berangkat ke sekolah, antara lain 48 anak PAUD, 111 siswa sekolah dasar, 69 siswa sekolah menengah pertama dan 33 siswa menengah atas. (red)

0 Comments