Arief Sindir Dinas Koperasi dan UMKM Soal Kegiatan Koperasi


TANGERANG, bantenhariini.com – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 tingkat Kota Tangerang digelar di Lapangan Green Lake City, Cipondoh, Kamis (18/10/2018). Kegiatan direncanakan lima hari ke depan itu dengan menggelar berbagai acara.

Kegiatan dibuka Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, sekaligus peluncuran aplikasi Koperasi dan UMKM yang terintegrasi aplikasi Tangerang Live. Kemudian melakukan kerjasama dengan Kadin, PT Visionet International, dan Swiss German University.

Dalam sambutannya Arief mengatakan, hari koperasi itu tanggal 12 Juli. Tapi kenapa dinasnya baru mengadakan sekarang. “Ini sudah lama jasa,” sindirnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga. Dilakukan dalam berbagai bidang di antaranya pendidikan dan kesehatan gratis. Pemberian fasilitas itu diharapkan ada sinergitas.
Ia juga mengatakan, pihaknya sedang mereview program-program Pemkot Tangerang.

Seperrti koperasi harus ada di setiap RW. Jangan hanya di tingkat kota atau kecamatan saja.
Arief mengharapkan Dinas Koperasi dan Dekopinda Kota Tangerang bisa membentuk lagi banyak koperasi. Bila tidak sanggup tahun depan tidak diberikan dana hibah.

Ia meminta Dinas Koperasi supaya para camat memfasilitasi warganya untuk membentuk koperasi di wilayah. Menurutnya, koperasi harus menjadi milik bersama dan bisa mensejahterakan warga Kota Tangerang.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Sayuti mengatakan, dalam peringatan hari koperasi nasional ke-71 tingkat Kota Tangerang menghadirkan sebanyak 130 stand koperasi dan UMKM. Stand itu diisi berbagai produk unggulan Kota Tangerang. “Mereka gratis memanfaatkan fasilitas pameran ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, kegiatan pameran koperasi dan UMKM digelar tiap tahun. Namun saat ini berbeda tempatnya karena untuk meningkatkan pendapatan stand yang ada.

Sementara kegiatan hari koperasi tingkat Kota Tangerang baru digelar saat ini lantaran dinas banyak mengikuti kegiatan koperasi di tingkat provinsi dan nasional.

Ketua Dekopinda Kota Tangerang Sofyan Iskandar mengatakan, di Kota Tangerang baru ada 710 koperasi. Namun yang aktif 60 persen. “Kehadiran koperasi juga untuk mencegah rentenir,” katanya.

Menurutnya, agar koperasi di Tangerang berkembang perlu payung hukum dari pemda berupa unit pemberdayaan dana bergulir. Karena koperasi belum dilirik perbankan dan perusahaan.(setia)

Comments

comments


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *